TRIBUNBENGKULU.COM - Dengan menerapkan diet sehat selama Ramadan 2026, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih optimal sekaligus menjaga berat badan tetap terkontrol hingga akhir bulan suci.
Menjalankan diet sehat selama Ramadan bukan berarti mengurangi asupan makanan secara ekstrem.
Kunci utamanya adalah mengatur jenis, porsi, dan waktu makan agar tubuh tetap mendapat nutrisi yang cukup.
Selain pola makan, asupan cairan juga perlu diperhatikan.
Minum air putih secara bertahap dari berbuka hingga sahur membantu mencegah dehidrasi sekaligus mendukung proses metabolisme tubuh.
Aktivitas fisik ringan tetap dianjurkan selama Ramadan, seperti berjalan kaki atau olahraga ringan setelah berbuka puasa.
Baca juga: Panduan Puasa Qadha Ramadan: Hukum, Niat dan Solusi Jika Lupa Jumlah Utang Puasa
Pola tidur yang cukup dan teratur juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan berat badan.
Dengan pola makan dan aktivitas yang tepat, diet sehat tetap bisa dijalankan tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.
Godaan saat ramadan salah satunya adalah makanan serta minuman yang manis.
Terlebih lagi di saat bulan puasa kita dianjurkan untuk berbuka dengan yang manis-manis.
Hal ini dilakukan untuk menambah energi kita di mana setelah seharian penuh kita menahan lapar dan haus.
Namun perlu tribuners ketahui makanan dan minuman inilah yang harus Tribuners hindari saat kalian ingin diet di bulan puasa.
Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis, justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh, sehingga bisa mengganggu diet.
Untuk itu, jika kalian ingin diet kaian bisa memilih makanan dengan memiliki kandungan karbohidrat kompleks seperti sayur, nasi merah, dan perbanyak konsumsi buah.
Saat berpuasa gorengan memang menjadi menu handalan untuk berbuka puasa dan biasanya dimakan juga saat sahur.
Perlu tribuners ketahui gorengan ini merupakan salah satu makanan yang memiliki lemak jenuh yang bisa menyebabkan kalian gemuk sehingga gagal untuk melakukan diet.
Untuk menghindari itu kalian bisa konsumsi makanan seperti kacang-kacangan, alpukat, dan ikan.
Salah satu yang bisa membuat kalian untuk melakukan diet dengan baik adalah tidur dengan cukup. Kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme dalam tubuh.
Tak hanya itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan kalian akan bertambah hingga kalian sulit untuk melakukan diet pada bulan puasa.
Meskipun kita menahan lapar serta haus selama seharian, porsi makanan saat berbuka dan sahur juga harus diperhatikan.
Hal ini karena makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba.
Untuk itu kalian bisa mengukur porsi maknaan kalian dengan cara saat berbuka puasa dan sahur kalian bisa menggunakan piring yang ukurannya lebih kecil.
Kalian juga bisa sahur atau buka puasa dengan makanan yang bisa bikin cepat kenyang seperti sup.
Salah satu diet yang bisa dikatakan sangat membantu adalah mengkonsumsi banyak air putih, menurut anjuran dokter pastikan kalian minum air putih sebanyak 8 gelas per hari.
Dikutip dari Tribunnews.com, penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen.
Semakin cepat metabolisme tubuh bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar.
Dalam melakukan diet saat bulan puasa, kalian harus menyiapkan menu untuk berbuka serta sahur dengan makanan yang mengandung serat dan protein.
Hal ini dianjurkan karena makanan yang memiliki tinggi serat dan protein bisa membantu menahan nafsu makan sehingga ketika waktunya makan malam setelah berbuka puasa, Tribunbers tidak perlu khawatir jika kebanyakan makan.
Olahraga salah satu hal yang harus kalian lakukan saat kalian melakukan diet. Meskipun kalian berpuasa bukan berarti kalian tidak melakukan olahraga.
Olahraga justru bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang sangat efektif.
Olahraga sangat efektif dilakukan untuk kalian yang ingin diet di bulan puasa karena pada bulan selian bulan puasa, tubuh menghasilkan energi dari pembakaran glukosa (gula).
Tapi, ketika puasa dan tidak mendapatkan asupan glukosa selama berjam-jam, tubuh akan mencari sumber energi lainnya, yaitu cadangan lemak.
Maka, berolahraga saat puasa bisa memicu pembakaran lemak berlebih sehingga kalian bisa melakukan diet dengan baik.
Nah Tribuners itulah tadi tips yang direkemendasikan oleh TribunBengkulu.com buat kalian jika ingin melakukan diet di bulan puasa ini, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan.