Kemenag Buka Pelatihan Ilmu Hisab & Rukyatul Hilal bagi Generasi Muda LDII Sumut
Ayu Prasandi February 12, 2026 07:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara membuka pelatihan Ilmu Hisab dan Rukyatul Hilal bagi generasi muda LDII Sumut, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Pondok Pesantren Al Falah Medan ini bertujuan memperkuat literasi astronomi Islam sekaligus menyiapkan kader muda yang memahami penentuan awal bulan Hijriah secara ilmiah dan sesuai ketetapan pemerintah.

Pelatihan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi Nasution, dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keselarasan penetapan awal bulan Hijriah.

“LDII merupakan organisasi yang memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, salah satunya melalui penyelenggaraan pelatihan rukyatul hilal. Ke depan, diharapkan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan semakin kuat dalam memantau hilal sebagai dasar penetapan awal bulan suci Ramadan demi kemaslahatan umat,” ujarnya.

Ia juga berharap pelaksanaan ibadah puasa tetap mengacu pada ketetapan pemerintah agar tidak menimbulkan perbedaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat keselarasan, sehingga pelaksanaan ibadah puasa tetap mengacu pada ketetapan pemerintah dan tidak menimbulkan perbedaan yang berpotensi menjadi kontroversi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ahmad Qosbi menekankan, jika terjadi perbedaan pendapat dalam penentuan awal puasa Ramadan, hal tersebut harus disikapi secara bijak.

“Setelah para peserta memperoleh pemahaman tentang rukyatul hilal, kami berharap apabila terdapat perbedaan pendapat dalam penentuan awal puasa Ramadan, hal tersebut dapat disikapi dengan bijak sehingga tetap menjaga kerukunan beragama dan memperkuat kekompakan dalam membangun bangsa,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Sumatera Utara, H. Hasoloan Simanjuntak, S.T., menyambut baik pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda LDII yang profesional dan religius.

“Saya berharap melalui pelatihan ini, warga LDII dapat berperan aktif dalam pengembangan ilmu astronomi secara ilmiah, khususnya dalam penentuan awal puasa. Selain itu, sinergi yang terus terjalin dengan pemerintah diharapkan mampu membentuk karakter umat yang profesional sekaligus religius,” ungkapnya.

Pelatihan ini menghadirkan materi dasar ilmu hisab, metode rukyatul hilal, hingga praktik pengamatan hilal. Para peserta yang terdiri dari generasi muda LDII Sumut diharapkan dapat menjadi kader ahli falak yang berkontribusi dalam pemantauan hilal di masa mendatang.

(cr26/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.