Berikut Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 1447 H dari Kemenag
Mawaddatul Husna February 12, 2026 08:49 PM

TRIBUNGAYO.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memprediksi awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis (19/2/2026).

Namun, kepastian tanggal tersebut masih menunggu dari hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan menjelang akhir bulan Syakban.

Merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 yang ditandatangani pada 19 September 2025.

Pemerintah telah menetapkan libur hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026 pada 21–22 Maret 2026.

Sehingga berdasarkan SKB tersebut, awal puasa Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026.

Meski demikian, penetapan resmi awal puasa Ramadhan versi pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat.

Jika Idul Fitri berlangsung pada 21 Maret 2026, maka awal puasa Ramadhan versi pemerintah kemungkinan jatuh pada 19 Februari 2026, dengan catatan puasa Ramadhan berlangsung selama 30 hari.

Dengan demikian, awal puasa Ramadhan versi pemerintah bakan berbeda dengan Muhammadiyah.

Meski sudah ada perkiraan, pemerintah tetap akan menetapkan 1 Ramadhan 1447 H melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Syakban 1447 H atau 17 Februari 2026, dengan metode gabungan hisab dan rukyatul hilal.

Awal Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah

Muhammadiyah telah menetapkan secara resmi bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026).

Penetapan ini dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid dengan metode hisab hakiki dan berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sebagaimana tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Ini perhitungan astronomi yang sudah dilakukan Muhammadiyah:

Ijtimak jelang Ramadhan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01.09 UTC

Saat matahari terbenam, kriteria visibilitas hilal PKG 1 belum terpenuhi

Setelah pukul 24.00 UTC, kriteria PKG 2 terpenuhi di wilayah daratan Amerika

Tinggi bulan mencapai 5°23’35” dan elongasi 8°00’11”

Dengan prinsip kesatuan matlak global, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan berlaku serentak di seluruh dunia pada 18 Februari 2026.

Awal Ramadhan 2026 versi NU

Hingga saat ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga belum menetapkan tanggal awal puasa Ramadhan 2026.

NU menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), yakni kombinasi perhitungan astronomi dan pengamatan hilal secara langsung.

Seperti pemerintah, NU akan melakukan rukyatul hilal pada 29 Syakban 1447 H untuk menentukan awal Ramadhan. (*)

Baca juga: Lupa Utang Puasa Ramadhan? Berikut Ketentuan Qadha dan Fidyah Menurut Ulama

Baca juga: Jelang Meugang Puasa, Harga Kopi Arabika Gayo di Bener Meriah Anjlok

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.