Reje Keramat Mupakat Minta Evaluasi Musrenbang Bebesen, Keluhkan Minimnya Realisasi Usulan
Mawaddatul Husna February 12, 2026 09:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Reje Kampung Keramat Mupakat, Iman Ahmadi, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (11/2/2026).

Dalam forum yang digelar di Aula Kantor Camat Bebesen tersebut, Iman menilai Musrenbang selama ini lebih bersifat seremonial dan belum memberikan dampak nyata bagi pembangunan di tingkat kampung.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur RKPD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, anggota DPRK Aceh Tengah, serta 28 reje se-Kecamatan Bebesen.

Iman menyampaikan, sejumlah usulan prioritas dari Kampung Keramat Mupakat telah diajukan secara berulang sejak 2022. 

Namun hingga kini, menurutnya, belum ada realisasi yang dirasakan masyarakat.

“Kami para reje diminta menyusun usulan prioritas setiap tahun. Tetapi sampai hari ini belum ada realisasi.

Kami ini garda terdepan pelayanan masyarakat dan langsung menerima keluhan warga.

Jika pembangunan tidak berjalan, kepercayaan publik terhadap kami bisa krisis,” ujar Iman kepada TribunGayo.com, Kamis (12/6/2026).

Ia menyebutkan, usulan yang diajukan merupakan hasil musyawarah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat. 

Fokus utama yang diusulkan yakni perbaikan infrastruktur di kawasan padat penduduk yang masuk kategori kawasan kumuh perkotaan.

Program Prioritas yang Diajukan

Beberapa program prioritas yang diajukan antara lain pengaspalan jalan lingkungan serta pembangunan drainase untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan tertata.

Menurut Iman, minimnya tindak lanjut terhadap usulan tersebut membuat aparatur kampung kerap kesulitan menjelaskan kepada masyarakat terkait progres pembangunan.

Ia pun mendorong agar pelaksanaan Musrenbang dievaluasi secara menyeluruh. 

Bahkan, ia mengusulkan agar pola penganggaran dan fokus pembangunan dapat lebih diarahkan langsung ke tingkat kampung apabila mekanisme Musrenbang kecamatan dinilai belum mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

TribunGayo.com telah berupaya mengonfirmasi Kepala Bappeda Aceh Tengah serta Camat Bebesen, Drs Abada.

Baca juga: Buka Musrenbang RPJM Aceh, Mualem Minta Perhatian Pusat Soal Hal Ini, Termasuk Jalan ke Bener Meriah

Baca juga: Pemkab Gayo Lues Gelar Musrenbang RKPK, Optimis PAD Bisa Mencapai Rp 50 Miliar

Baca juga: Buka Musrenbang RKPK 2026, Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry Ajak Tingkatkan PAD

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.