Reaksi Dishub Kaltim Saat Ada Kapal Karam di Muara Kaman Kukar, Diduga karena Kelebihan Muatan
Budi Susilo February 12, 2026 11:07 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Insiden di perairan Sungai Mahakam air menimpa kapal penumpang KM Dahliya F3 rute Samarinda–Long Bagun di kawasan Ulak Besar, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (12/2/2026) sore. 

Kapal yang mengangkut puluhan penumpang dan ton barang sembako serta berbagai barang lainnya tersebut diduga karam akibat kelebihan muatan.

Berdasarkan laporan yang diterima pihak Dinas Perhubungan Kalimantan Timur (Dishub Kaltim), KM Dahliya F3 bertolak dari Dermaga Sungai Kunjang pada pukul 07.00 Wita. 

Namun, saat melintasi perairan Ulak Besar sekitar pukul 16.00 Wita, kapal mulai hilang kendali. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal Dahliya F3 Karam di Muara Kaman Kukar, 44 Penumpang Dievakuasi

Meski cuaca dilaporkan cerah, arus sungai yang sangat deras membuat kapal cepat tenggelam setelah diduga tidak mampu menahan beban muatan.

Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Ahmad Maslihuddin, mengkonfirmasi kejadian tersebut dan memastikan bahwa fokus utama saat ini adalah keselamatan para penumpang.

"Kami telah menerima laporan mengenai laka air KM Dahliya F3 di Muara Kaman. Dugaan sementara, kapal mengalami kelebihan muatan sehingga tidak mampu menahan beban saat berhadapan dengan arus sungai yang deras," kaya Maslihuddin, Kamis (12/2/2026) malam.

Dia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk memastikan penanganan di lokasi berjalan cepat.

Baca juga: Perjuangan Warga Selamatkan 40 Ton Logistik dari Lambung Kapal Karam di Muara Kaman Kukar

Koordinasi dengan KSOP Samarinda, Polairud, Dishub Kukar, dan Orgamu dilakukan, serta mempercepat evaluasi yang menjadi prioritas utama para pihak.

“Alhamdulillah, laporan yang kami terima menyatakan seluruh penumpang sebanyak 36 orang (sesuai manifest awal), selamat dan berhasil dievakuasi berkat bantuan masyarakat sekitar, kapal terdekat serta para pihak terkait," jelasnya.

TEMUKAN SELISIH MANIFES - Kondisi Kapal Nor Dahlia F03 saat karam di Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tepatnya Kamis (12/2/2026) sore sekitar pukul 16.00 WITA. (Dokumentasi warga Desa Rantau Hempang)
TEMUKAN SELISIH MANIFES - Kondisi Kapal Nor Dahlia F03 saat karam di Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tepatnya Kamis (12/2/2026) sore sekitar pukul 16.00 Wita. (Dokumentasi warga Desa Rantau Hempang) 

Patuhi Kapasitas Muatan

Pihak Polairud Kutai Kartanegara telah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Termasuk juragan kapal, nakhoda, ABK hingga masyarakat Desa Rantau Hempang yang pertama kali memberikan pertolongan.

Dalam kesempatan ini, Dishub Kaltim mengimbau kepada seluruh operator kapal motor di lintasan Mahakam untuk selalu mematuhi kapasitas muatan demi keselamatan pelayaran, terutama saat kondisi arus sungai sedang tidak bersahabat.

“Kami harus terus mengingatkan kepada pemilik kapal dan pengelola dermaga lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan penumpang di atas segalanya, mematuhi segera aturan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Maslihuddin. (*)


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.