Mengenal Andi Alfian di Balik Misi Besar Prabowo di Makassar, Kerahkan Pemuda Bersihkan Masjid
Saldy Irawan February 13, 2026 12:19 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Ketua Pemuda ICMI Sulawesi Selatan, Dr dr Andi Alfian Zainuddin, M.KM, mengerahkan kader dan relawan muda untuk melaksanakan aksi bersih-bersih masjid di Masjid Barakatuh Ilham, Jalan Topaz Raya, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (11/2/2026).

Sebagai seorang dokter dan akademisi, Andi Alfian menegaskan menjaga kebersihan lingkungan, termasuk rumah ibadah, merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.

Menurutnya, kebersihan masjid tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan jamaah.

Aksi tersebut merupakan bagian dari komitmennya menggerakkan pemuda menjalankan misi kemaslahatan dan semangat kebersihan yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Pemuda ICMI Sulsel menyerahkan perlengkapan kebersihan kepada pengurus masjid usai aksi bersih-bersih di Masjid Barakatuh Ilham, Makassar, Rabu (11/2/2026). Bantuan tersebut untuk mendukung gerakan kebersihan jelang Ramadan.
Pemuda ICMI Sulsel menyerahkan perlengkapan kebersihan kepada pengurus masjid usai aksi bersih-bersih di Masjid Barakatuh Ilham, Makassar, Rabu (11/2/2026). Bantuan tersebut untuk mendukung gerakan kebersihan jelang Ramadan. (Tribun-timur.com)

Ia menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bentuk nyata kepemimpinan pemuda dalam mendukung agenda kebersihan nasional serta memakmurkan rumah ibadah menjelang bulan suci.

“Atas nama Pemuda ICMI Sulsel, kami ingin memastikan masjid bersih, sehat, dan nyaman bagi jamaah. Kebersihan adalah bagian dari iman sekaligus bagian dari upaya menjaga kesehatan,” ujar Andi Alfian ke tribun-timur.com.

Di bawah arahannya, para pemuda membersihkan seluruh area masjid, baik bagian dalam maupun halaman sekitar.

Ia menekankan bahwa menjelang Ramadan, ketika aktivitas ibadah meningkat, aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan harus menjadi perhatian bersama.

Tak hanya itu, Andi Alfian juga menginisiasi penyerahan perangkat pembayaran digital QRIS kepada pengurus masjid sebagai bagian dari modernisasi tata kelola infak dan sedekah agar lebih transparan dan akuntabel.

“Dengan QRIS, infak dan sedekah jamaah bisa langsung masuk ke rekening masjid. Ini lebih praktis, aman, dan transparan,” jelasnya.

Profil Singkat

Dr dr Andi Alfian Zainuddin, M.KM merupakan Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, dan Inovasi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas).

Ia pernah terpilih sebagai peserta International Visitors Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat, program bergengsi yang diselenggarakan Pemerintah AS bagi calon pemimpin dari berbagai negara.

Dalam program tersebut, ia mempelajari model manajemen pelayanan kesehatan dan pengembangan pendidikan kedokteran berbasis organisasi keagamaan, sekaligus menjajaki kerja sama internasional untuk penguatan Tridharma Perguruan Tinggi di FK Unhas.

Selain menjabat sebagai pimpinan fakultas dan Ketua Pemuda ICMI Sulsel, ia juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai dokter yang mendorong gerakan hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Ia juga tercatat sebagai Wakil Sekretaris PWNU Sulawesi Selatan serta pernah menjabat Wakil Sekretaris Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (2015–2020).

Melalui peran akademik, profesi dokter, dan kepemimpinan organisasinya, Andi Alfian terus mendorong gerakan kemaslahatan yang berdampak langsung bagi umat dan masyarakat luas.

Instruksi Presiden  

Presiden Prabowo Subianto belum lama ini meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah, BUMN, TNI, dan Polri turun langsung menangani persoalan sampah.

Ia menegaskan, sampah merupakan masalah krusial yang harus ditangani bersama.

Instruksi itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Januari 2026.

Prabowo menyoroti kondisi sampah di sejumlah daerah, termasuk di kawasan wisata yang sempat mendapat sorotan dari tokoh luar negeri.

“Ini maaf ya gubernur, bupati dari Bali, ini nyata lho. Bali bulan Desember 2025, ini pantai Bali. Bagaimana turis mau datang kalau lihat sampah?” ujar Prabowo

Prabowo meminta kepala daerah menggerakkan pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA, untuk melakukan kerja bakti atau corvée membersihkan lingkungan, termasuk kawasan pantai. Menurutnya, seluruh elemen harus terlibat menjaga kebersihan.

“Gubernur, bupati, SMA, SMP, SD di bawah kendali saudara, apa sih susahnya? Entah hari Sabtu atau Jumat, semua sekolah kumpul di pantai. Ini pantai kita, ini halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai,” katanya.

Selain pelajar, Prabowo juga meminta TNI dan Polri mengerahkan personel untuk melakukan kerja bakti secara rutin.

Ia menegaskan tidak akan ragu memberi perintah langsung kepada jajaran komando kewilayahan jika kepala daerah tidak bergerak cepat.

“Kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintahkan dandim dan danrem. Gerakkan anak buahmu, corvée tiap hari atau beberapa hari sekali,” ujarnya.

Prabowo juga menginstruksikan BUMN, kementerian, dan lembaga pemerintah untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor masing-masing. Ia meminta kegiatan bersih-bersih dilakukan minimal 30 menit sebelum jam kerja dimulai.

“Semua BUMN, kementerian, lembaga, sebelum masuk kantor minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu. Kalau perlu menterinya pimpin langsung. Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor pemerintah,” tegasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.