SURYA.co.id - Bulan suci Ramadan sebentar lagi, umat Muslim, dianjurkan untuk menyambutnya dengan doa.
Seperti doa Rasulullah SAW dan para sahabat berikut ini:
Baca juga: Doa Yasin dan Tahlil untuk Ziarah Kubur Orang Tua Lengkap Teks Latin
Saat bulan sabit (hilal) penanda masuknya 1 Ramadan terlihat, Rasulullah SAW mengajarkan doa agar bulan tersebut membawa keberkahan dan keamanan.
Doa Rasulullah SAW:
"Allahumma ahillahu ‘alaina bil yummi wal iiman, was salaamati wal islaam, Rabbii wa Rabbukallahu."
Artinya: "Ya Allah, perlihatkanlah hilal itu kepada kami dengan membawa keberuntungan, keimanan, keselamatan, dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah." (HR. Tirmidzi).
Sebagai bentuk "pemanasan" fisik dan mental, Nabi Muhammad SAW terbiasa meningkatkan frekuensi puasa sunnah di bulan Sya'ban.
Hal ini bertujuan agar saat memasuki Ramadan, tubuh tidak kaget dan jiwa sudah terbiasa dengan ritme ibadah yang intens.
Menyambut Ramadan artinya menyiapkan wadah (hati) yang bersih untuk menerima limpahan pahala.
Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk saling memaafkan agar beban dosa antar sesama manusia tidak menghalangi kekhusyukan ibadah puasa.
Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang berpuasa dengan dasar iman dan mengharap rida Allah (Imaanun wahtisaban), maka dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni.
Maka, mulailah menata niat sejak sekarang, bukan sekadar ikut-ikutan atau sekadar menahan lapar.