TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki siapa pemilik dari dua buah tas yang ditinggalkan di area Masjid Al-Khairat Jalan Mangga, Kota Pekanbaru, yang sempat diduga berisi bom.
Meski telah dipastikan tidak menyimpan barang atau zat berbahaya dan bahan peledak, polisi tetap melakukan pendalaman.
"Masih pemeriksaan saksi-saksi. Untuk tas berisikan barang-barang pribadi," ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, Kamis (12/2/2026).
Setelah diperiksa, dua tas itu ternyata berisi pakaian, sepatu, sandal hingga mainan anak-anak.
Awalnya Tim Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Riau terlebih dahulu melakukan pengecekan sesuai prosedur.
Usai dinyatakan aman, tas tersebut dibawa dan dibuka di Polresta Pekanbaru.
Isinya antara lain delapan pasang sepatu, 14 pasang sandal, mainan anak-anak, empat selimut, sekitar 20 potong pakaian anak-anak dan dewasa, dua helm anak-anak, dua tas karung, serta dua dompet.
Sebelumnya, dua tas itu ditemukan dalam kondisi ditinggalkan oleh orang tak dikenal (OTK) di area masjid sebelum salat Isya.
Baca juga: Penyidikan Kasus Abdul Wahid Masih Berjalan, KPK Tegaskan Masa Penahanan Sesuai Ketentuan
Baca juga: DBH Sawit Hanya Rp10,9 M, Ini Rincian Dana Transfer Pusat ke Kampar 2026
Informasi tersebut diterima kepolisian sekitar pukul 21.05 WIB, setelah petugas keamanan masjid melaporkan temuan itu kepada Ketua RW setempat dan diteruskan ke Polsek Sukajadi.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Sukajadi langsung berkoordinasi dengan Tim Jibom dan bergerak cepat menuju lokasi.
Area sekitar masjid sempat disterilkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya bahan berbahaya.
Tim Jibom yang dipimpin Dansat Brimobda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Wibawa melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dua tas tersebut.
Hasilnya dipastikan tidak ditemukan bahan peledak maupun benda berbahaya.
Meski isi tas tidak berbahaya, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif orang yang meninggalkan barang tersebut.
Pemeriksaan terhadap petugas keamanan dan saksi lainnya dilakukan, termasuk penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)