Karhutla Masih Menyala, BPBD Pelalawan Surati BNPB Minta Operasi Modifikasi Cuaca di Kuala Kampar
Firmauli Sihaloho February 12, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyurati Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Jumat (12/2/2026).

BPBD Pelalawan meminta BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Pelalawan, khususnya di daerah yang sedang dilanda Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhtula).

Pasalnya, api Karhutla di Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti Belum dapat diatasi sampai saat ini. Meskipun operasi pemadaman darat telah dilakukan tim gabungan dari berbagai instansi sejak pekan lalu.

"Perintah Pak Bupati, agar menyurati BNPB Minta OMC di Pelalawan. Suratnya sudah kami kirimkan kemarin, tinggal," beber Kepala Pelaksana BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (12/2/2026).

OMC yang dibutuhkan saat ini di daerah Kuala Kampar dan Teluk Meranti cuaca hujan.

Sebab sudah hampir satu bulan hujan tidak turun di lokasi Karhutla dan didominasi oleh kemarau kering dengan panas yang sangat terik. 

Baca juga: Penyidikan Kasus Abdul Wahid Masih Berjalan, KPK Tegaskan Masa Penahanan Sesuai Ketentuan

Baca juga: Soal Kamera Jebak Pemantau Pergerakan Harimau di Siak, BBKSDA Riau: Bukan Tidak Berfungsi

Hal itu yang membuat api Karhutla semakin menyebar dan sulit dipadamkan. 

"Apalagi di lahan gambut, pemadaman api harus maksimal dan kalau bisa sampai terendam, agar tak ada lagi bara api di tunggul kayu dan di dalam tanah," kata Zulfan. 

Penanggulangan Karhutla di Desa Sungai Upih dan Desa Teluk Beringgin di Kuala Kampar, harus dibantu dengan penyiraman alami oleh hujan.

Supaya api dapat dikuasai dengan cepat. Jika hanya mengandalkan pemadaman darat, membutuhkan waktu yang lama.

"Kalau helikopter Water Bombing, belum bisa dilakukan karena belum ada kontak BNPB. Jadi kita minta OMC agar potensi hujan meningkat," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.