TRIBUNJATENG.COM - Mengenal sosok Naura Rindha Cantika, pramugari bus Indorent yang tewas dalam kecelakaan maut di jalan Tol Solo - Ngawi KM 566 A Kamis (12/2/2026).
Meninggalnya wanita yang berusia 21 tahun itu meninggalkan kesedihan bagi keluarga dan warganet yang mengenalnya.
Cantika sapaannya, aktif di akun Tiktok dengan nama @cantika_can5.
Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Underpass Jatingaleh Semarang, Pejalan Kaki Tewas Terseret 20 Meter
Meninggalnya Cantika juga membuat banyak warganet yang meninggalkan komentar serta doa atas kepergiannya.
Bahkan 3,5 jam sebelum kecelakaan, yang bersangkutan sempat memposting konten di Tiktoknya.
Diketahui Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Sejumlah unggahan terakhirnya kini dibanjiri komentar duka dari warganet.
“Suwargi langgeng mbak,” tulis seorang netizen melansir Tribunmataraman.
“Masih 17 jam yang lalu, memang kita tidak bisa menghindari takdir,” komentar lainnya.
“Ini beneran?” tulis warganet dengan nada tak percaya.
Kepergian Cantika menyisakan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga dan rekan kerja, tetapi juga bagi warganet yang mengenalnya melalui media sosial.
Kronologi Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat Bus Indorent bernomor polisi B 7107 TGE melaju dari arah barat ke timur di lajur kanan atau lajur cepat. Bus tersebut dikemudikan oleh Achmad Fajrin Dermawan (35), warga Kabupaten Tegal.
Di depannya melaju sebuah truk boks Isuzu Elf bernomor polisi B 9503 PXV yang dikemudikan Pujianto (35), warga Kabupaten Batang.
“Menurut keterangan saksi, pengemudi bus kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga terjadi tabrakan, di mana bagian depan bus menabrak bagian belakang truk boks,” terang AKP Yuliana.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang - Solo, Berawal Pajero Tabrak Truk Pecah Ban
Akibat benturan itu, bus kehilangan kendali, oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan, masuk ke parit, dan terguling.
Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti.
“Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami lebih lanjut,” tegas AKP Yuliana. (*)