Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Andra Ramadhan tak bisa dilepaskan dari instrumen gitar, terutama dalam kiprahnya bersama Dewa 19.
Ia mengatakan bahwa punya kisah personal dalam menentukan sebuah jenis gitar untuk menemaninya dalam berkarir.
Gitaris Dewa 19 itu berbicara soal perjalanan personalnya dalam menemukan sistem suara yang menurutnya paling nyaman digunakan di atas panggung.
Andra mengaku sudah lama menggunakan gitar jenis Helix sebagai andalan dalam membentuk tone gitarnya agar lebih gila.
Bahkan, ia menegaskan bahwa pilihannya itu murni berangkat dari kebutuhan pribadi, bukan semata kerja sama profesional.
“Saya sudah lama pakai Helix, beli sendiri, lalu dikontrak Yamaha. Sudah terbiasa sama sistem Helix," ujar Andra Ramadhan dalam perayaan 60 tahun Yamaha Guitars yang di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
"Paling user friendly itu Helix, gampang dan enggak ribet, ini lebih gila lagi dan jelas,”
Bagi musisi yang telah puluhan tahun malang melintang di industri musik, kemudahan dan kepraktisan menjadi faktor penting.
Andra dikenal sebagai gitaris yang mengedepankan rasa dan presisi, sehingga perangkat yang digunakan harus mampu menerjemahkan dinamika permainannya secara akurat tanpa proses yang berbelit.
Baca juga: Didi Riyadi Ceritakan Awal Dirinya Merintis Karier Bersama Lucky Widja hingga Band Element Terbentuk
Pengalaman panjang bersama Dewa 19 maupun proyek-proyek lainnya membuat Andra semakin selektif terhadap perangkat pendukung.
Ia membutuhkan sistem yang tidak hanya menghasilkan kualitas suara maksimal, tetapi juga responsif dan efisien untuk kebutuhan panggung besar.
Perayaan 60 tahun Yamaha Guitars sendiri menjadi momen yang mempertemukan sejumlah musisi lintas generasi.
Andra tampil bersama Andra Ramadhan Project, berdampingan dengan nama-nama seperti Eno NTRL dan Vega Antares, dalam sebuah pergelaran yang merayakan perjalanan panjang gitar di industri musik modern.
Di sisi lain, Yamaha menandai enam dekade kiprahnya lewat peluncuran sejumlah model edisi khusus, termasuk FG9 60th Anniversary dan Revstar RSP20B 60th Anniversary.
Revstar edisi perayaan ini dibuat di Jepang dengan sejumlah spesifikasi premium seperti locking tuner Gotoh, Goldo Tremolo berlogo khusus 60th Anniversary, serta penguatan karbon pada body dan neck.
"Kami kini sangat excited memperkenalkan program dan produk terbaru ini," kata Mr Hisayoshi Matsui, President Director of Yamaha Musik Indonesia Distributor.
"Yamaha konsisten menghadirkan produk ke seluruh dunia termasuk Indonesia," jelas Soki Hino, Music Instrument Marketing Manager.
Kolaborasi terbatas dengan serial manga dan anime Bocchi The Rock! melalui model Pacifica PAC 611V BTR LTD, yang merepresentasikan gitar karakter Hitori Gotoh pun diperkenalkan dalam acara itu. (*)