Keluarga Kopilot Smart Air Korban KKB Kecewa Keamanan Bandara Koroway Batu Papua Selatan
Jaisy Rahman Tohir February 13, 2026 10:52 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Keluarga dari Baskoro Adi Anggoro (29), Kopilot Smart Air menyesalkan kasus penembakan dilakukan KKB di Bandar Udara Koroway Batu, Boven, Papua Selatan.

Paman korban, Doni Widiatmoko (56) mengatakan penembakan tersebut sepatutnya tidak terjadi bila pihak bandara memiliki keamanan mumpuni untuk mencegah aksi.

Pasalnya penembakan dilakukan KKB dari Batalyon Kanibal dan Semut Merah terjadi usai pesawat Smart Air diawaki Baskoro dan pilot Egon Erawan mendarat di Bandar Udara Koroway Batu.

"Sedih ya, karena kok (Baskoro) dapat tugas di tempat bandara yang enggak ada pengamanan. Kan mestinya penerbangan sipil ada pengamanan. Mestinya, harusnya begitu ya," kata Doni, Jumat (13/2/2026).

Bahkan saat awal mendengar kabar duka insiden penembakan, pihak keluarga Baskoro mengaku heran dan mempertanyakan aspek keamanan Bandar Udara Koroway Batu.

Mereka tidak menyangka Baskoro yang baru lima hari terakhir bertugas sebagai kopilot di wilayah penerbangan wilayah Papua meninggal dunia secara tragis saat bertugas.

"Bandara enggak ada pengamanan nih bandara apa? Kalau menurut saya begitu ya. Kalau orang tua (Baskoro) juga tadi sempat kaget itu. Kenapa enggak ada pengamanan?" ujarnya.

Bagi pihak keluarga kepergian Baskoro membawa dukacita mendalam, karena semasa hidup anak pertama dari dua bersaudara itu dikenal sosok humoris yang selalu membawa tawa.

Doni menuturkan pihak keluarga meminta pemerintah mengambil langkah pencegahan terkait keamanan di Bandar Udara Koroway Batu, agar tidak ada lagi korban akibat kasus serupa.

"Ya pemerintah serius lah, serius menangani kasus Papua sama masak penerbangan sipil enggak dijaga. Itu yang paling, paling berat buat kita ya. Ya itu doang," tuturnya.

Sebelumnya pesawat Smart Air mengalami penembakan sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu, 11 Februari 2026.

Pesawat berangkat dari Bandar Udara Tanah Merah pada 10.38 WIT dengan dua kru dan membawa 12 penumpang dewasa serta satu bayi, pesawat mendarat pada pukul 11.05 WIT.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.