TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Warga dan para pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan Palmerah, Jakarta berharap lalu lintas tertib tak hanya saat Presiden Prabowo Subianto hendak melintasi kawasan tersebut.
Pasalnya, selama ini kawasan Palmerah menjadi salah satu titik kemacetan parah.
Utamanya karena aktivitas pasar yang sampai berjualan di bahu jalan dan banyaknya angkot ngetem.
Pemandangan berbeda terjadi pada Jumat (13/2/2026) pagi di mana kawasan Palmerah tampak begitu lancar.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, petugas kepolisian dibantu Dishub dan Satpol PP nampak berjaga di tiap titik Jalan Palmerah.
Mereka juga berjaga di tiap akses keluar menuju Jalan Palmerah agar kendaraaan tak saling serobot.
Sejumlah putaran arah di sepanjang Jalan Palmerah saat ini juga ditutup sementara.
"Harusnya ya setiap hari kayak gini kan enak enggak macet. Coba kalau hari biasa kan yang dagangnya pada sampai ke tengah jalan," ujar Ade, pengendara ojol yang kerap melintas di kawasan Palmerah.
Hal senada disampaikan Dadang. Sebagai warga Palmerah, ia mengaku sudah lelah dengan kemacetan yang kerap terjadi di kasasan tersebut.
"Kalau pagi sama sore di sini tuh parah banget macetnya karena banyak yang dagang. Semoga aja bisa terus diatur kayak gini jalannya biar enggak macet," kata dia.
Khusus hari ini, Pasar Palmerah juga ditutup sementara demi menghindari kemacetan saat rombongan Presiden dan para pejabat melintas.
Diketahui, hari ini Presiden Prabowo Subianto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Polsek Palmerah sekira pukul 09.00 WIB.