TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan rangkaian kegiatan keagamaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta pada Juni mendatang.
Dua agenda besar yang akan digelar yakni Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) berjenjang hingga Haul Ulama Betawi di Monumen Nasional (Monas).
Rencana tersebut disampaikan Pramono saat melaksanakan salat Subuh dan zikir berjemaah bersama para habaib dan alim ulama dari Majelis Silaturahmi Al-Munawwar di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Pramono menyatakan, Pemprov DKI Jakarta akan kembali menghidupkan tradisi MTQ yang digelar secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi.
“MTQ akan kita mulai dari tingkat kelurahan, naik ke kecamatan, kemudian ke kota/kabupaten, hingga provinsi. Saya yakin ini akan membawa kebaikan,” ucapnya.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ secara berjenjang tak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat Jakarta.
Selain MTQ, Pemprov DKI juga akan menggelar Haul Ulama Betawi secara bersama-sama di kawasan Monumen Nasional.
“Selain itu, Haul Ulama Betawi juga akan kita selenggarakan secara bersama-sama di Monumen Nasional (Monas),” ujarnya.
Kegiatan tersebut dirancang menjadi momentum penghormatan kepada para ulama Betawi yang telah berkontribusi dalam perjalanan sejarah dan pembangunan Jakarta.
Agenda keagamaan ini menjadi bagian dari strategi menyambut HUT DKI Jakarta agar lebih religius dan sarat nilai kebersamaan.
Di akhir sambutannya, Pramono berharap Ramadan tahun ini semakin memakmurkan masjid dan musala di Jakarta serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.
“Semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan membimbing setiap langkah kita dalam mewujudkan Jakarta yang aman, nyaman, dan sejahtera,” kata Pramono penuh harap.