Seringnya Banjir di Babakanmadang Bogor Bikin Warga Trauma, Selalu Waswas saat Hujan
khairunnisa February 13, 2026 12:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKANMADANG - Banjir merendam rumah warga Kampung Cicarewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor pada Rabu (11/2/2026).

Peristiwa itu disebabkan meluapnya aliran Kali Cisarapati yang dipicu oleh hujan deras dengan ketinggian mencapai 2 meter.

Dalam kejadian ini, puluhan rumah warga terdampak dan delapan rumah lainnya mengalami kerusakan.

Menurut warga terdampak, Suryati menyebut bahwa banjir ini bukan pertama kali yang dialaminya.

Sejak ia tinggal di wilayah tersebut pada tahun 2016, banjir kali ini merupakan yang terbesar dari sebelum-sebelumnya.

Baca juga: Respons Kebutuhan Korban Banjir Babakanmadang, Polres Bogor Kirim Bantuan dan Terjunkan Tim Dokkes

Wanita berusia 46 tahun itu menuding pembangunan perumahan yang tak jauh dari aliran kali menjadi pemicu banjir.

"Selama 7 tahun, sekarang terbesar, puasa itu sampe segini, sekarang lebih tinggi lagi, paling parah pokoknya sekarang mah," ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Dengan kondisi tersebut, Suryati pun mengaku tak tenang ketika hujan turun karena takut terjadi banjir.

Pasalnya, kata dia, apabila hujan turun dengan durasi yang cukup lama maka air akan meluap ke pemukiman.

"Asal ujan satu jam aja kita mulai ketar-ketir, udah keluar masuk, keluar masuk ngeliat posisi air. Setiap ujan satu jam aja gitu, jangankan satu jam, setengah jam asal gede udah keluar masuk, kadang nyari info di yang paling deket sono (kali) air gimana posisinya," katanya.

Hal senada dirasakan oleh warga lainnya, Rudi (53) yang juga mengaku merasa tidak tenang ketika hujan turun.

"Waswas jadi gak tenang kalau hujan deras," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.