Pemkab Bekasi Bidik Investasi Fantastis Rp73 Triliun, Lippo Cikarang Siapkan Hunian Bagi Pekerja
Budi Sam Law Malau February 13, 2026 02:15 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Kabupaten Bekasi terus mengukuhkan taringnya sebagai magnet investasi nomor satu di Indonesia.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mematok target investasi ambisius sebesar Rp73,275 triliun.

Angka ini naik 1 persen dibandingkan target tahun sebelumnya, sekaligus mempertegas optimisme terhadap iklim usaha nasional yang kian solid.

Baca juga: Debit Air Hulu Naik, BPBD Imbau Warga Bantaran Kali Bekasi Waspada

Langkah berani ini langsung disambut positif oleh pengembang properti raksasa, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), yang melihat lonjakan investasi sebagai sinyal kuat melesatnya kebutuhan hunian berkualitas bagi para pekerja dan ekspatriat.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa target Rp73 triliun ini bukan sekadar angka di atas kertas.

 Hingga triwulan III 2025 saja, realisasi investasi di wilayahnya telah menembus Rp61,78 triliun dan berhasil menyerap lebih dari 55 ribu tenaga kerja.

"Kabupaten Bekasi mengukuhkan posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Tahun ini, target investasi kami adalah yang terbesar bagi tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia," ujar Asep di Cikarang, Jumat (13/2/2026).

Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Bekasi berjanji akan memperkuat sistem pelayanan terpadu agar proses birokrasi bagi investor menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.

Lippo Cikarang Tangkap Peluang Lewat 'LCC'

Melihat ribuan tenaga kerja baru yang terserap oleh Penanaman Modal Asing (PMA) dan Dalam Negeri (PMDN), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) bergerak cepat mengembangkan kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC).

Pengembang ini menyiapkan sederet produk hunian dan komersial berstandar internasional untuk memenuhi gaya hidup masyarakat urban dan pelaku usaha.

Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan, menyatakan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan kawasan dengan menyediakan infrastruktur yang matang.

"Kami optimis terhadap prospek industri properti yang menunjukkan tren permintaan kuat. Fokus kami adalah menjaga kepercayaan konsumen melalui pembangunan tepat waktu," tegas Lukas.

Baca juga: Bermodalkan Youtube, Ibu dari Bayi Malang yang Ditemukan di Apartemen Bekasi Bersalin Mandiri

LPCK saat ini mengandalkan sejumlah proyek unggulan seperti Cendana Grand Excelsia, The Colony, hingga The Hive @ Neo Patio untuk menjawab kebutuhan pasar yang kian dinamis.

Kinerja Keuangan Meroket 251 Persen

Optimisme LPCK didukung oleh performa finansial yang impresif.

Pada sembilan bulan pertama tahun lalu, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3,44 triliun, tumbuh luar biasa hingga 251 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Keberhasilan ini didorong oleh masifnya proses serah terima rumah tapak, apartemen, serta pengelolaan kawasan industri yang terintegrasi.

Dengan EBITDA sebesar Rp363 miliar, LPCK terbukti mampu menjaga efisiensi operasional di tengah ekspansi besar-besaran di koridor timur Jakarta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.