Motif Pembacokan Pasutri di Lampung Selatan Terungkap, Pelaku Sakit Hati
Reny Fitriani February 13, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Gerak cepat jajaran kepolisian Polsek Sidomulyo bersama SatReskrim Polres Lampung selatan mengamankan pelaku pembacokan pasangan suami istri (pasutri) di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (13/2/2026).

Pelaku berinisial AB (33), warga Candipuro diamankan pada Jumat pagi di wilayah Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Noviarif Kurniawan, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

"Iya, AB (33). Pelaku pembacokan terhadap pasutri sudah diamankan. Pelaku merupakan warga Candipuro," ujar Noviarif, Jumat (13/2/2026).

Penangkapan dilakukan saat AG sedang berjalan di wilayah Desa Balinuraga.

Baca Juga Tanya Harga Golok, OTK Tiba-tiba Bacok Pemilik Warung, Istri Korban Ikut Dianiaya

Tanpa perlawanan berarti, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Sidomulyo untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Sidomulyo, AKP Peri Setiawan, turut membenarkan penangkapan tersebut.

"Pelaku berinsial AB (33). Warga Sidomulyo. Pelaku diamankan diwilayah Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji. Pelaku diamankan Jumat (13/2) pagi ini," ujar Peri, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku diduga karena sakit hati terhadap korban.

"Pelaku pernah dibentak oleh korban," ucapnya.

Peristiwa itu bermula saat pelaku mendatangi korban untuk membeli pisau.

Korban diketahui memang berjualan pisau.

Namun saat bertemu, pelaku teringat kejadian sebelumnya ketika ia pernah dimarahi oleh korban.

"Saat pelaku membeli pisau kepada korban, pelaku teringat pernah dibentak. Mungkin itu yang menimbulkan niat pelaku melakukan penganiayaan," ujarnya.

Saat ini, AB masih diamankan di Mapolsek Sidomulyo guna menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut terkait kasus pembacokan tersebut.

Korban diketahui bernama M Fajeri (64) dan istrinya, Rohimah (49), yang sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta dan tinggal di lokasi kejadian.

Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan mengatakan, pelaku datang seorang diri dengan mengenakan pakaian hitam serta penutup wajah, lalu masuk ke dalam ruko milik korban dengan berpura-pura menanyakan harga golok.

"Pelaku sempat menanyakan harga golok kepada korban. Namun secara tiba-tiba pelaku langsung membacok korban M. Fajeri menggunakan golok tersebut pada bagian tangan kanan," kata Peri dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Melihat suaminya diserang, Rohimah berusaha memberikan pertolongan. Namun pelaku juga menyerangnya menggunakan senjata tajam yang sama.

"Ketika istri korban berusaha menolong, pelaku kembali melakukan pembacokan hingga korban mengalami luka serius," ujar Peri.

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah saksi kemudian datang untuk memberikan pertolongan, sementara pelaku melarikan diri ke arah seberang jalan.

Akibat kejadian tersebut, M Fajeri mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan kanan hingga lengan atas dalam kondisi sadar. Sementara Rohimah mengalami luka sabetan di lengan kanan serta paha kaki kiri yang cukup parah.

Kedua korban saat ini menjalani perawatan medis di RS Bob Bazar Kalianda.

Peri menegaskan, tidak ada barang milik korban yang hilang di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku serta motif penyerangan.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan untuk mengungkap pelaku," tukasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.