TRIBUNTRENDS.COM - Fakta baru terungkap dalam polemik hadiah mobil Honda Brio yang belum diterima pemenang undian jalan sehat HUT ke-80 RI di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kegiatan yang digelar pada Minggu (24/2/2026) itu ternyata menghasilkan pemasukan ratusan juta rupiah dari penjualan tiket dan penyewaan tenda UMKM.
Direktur Boss Event Organizer selaku penyelenggara acara, Najmudin, mengungkapkan bahwa jumlah tiket jalan sehat yang terjual mencapai 180.000 lembar. Harga tiket dipatok Rp 2.500 per lembar, dengan pembagian Rp 2.000 masuk ke panitia dan Rp 500 untuk biaya penjualan.
“Kalau dihitung Rp 2.000 dikalikan 180.000 tiket, totalnya sudah Rp 380 juta,” ujar Najmudin, Rabu (11/2/2026), dikutip dari TribunBanyumas.
Selain penjualan tiket, pemasukan juga berasal dari penyewaan tenda bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi acara, kawasan Menara Teratai Purwokerto. Setiap tenda disewakan seharga Rp 1 juta, dengan jumlah sekitar 40 hingga 50 tenda.
“Dari sewa tenda UMKM saja bisa sekitar Rp 40 juta,” katanya.
Baca juga: Prahara Hadiah Mobil Jalan Sehat di Banyumas, Pihak EO Buka Suara: Saya Berusaha Menyelesaikan
Dengan demikian, total pemasukan panitia dari kegiatan tersebut diperkirakan mencapai Rp 420 juta. Namun, di tengah besarnya pemasukan itu, muncul persoalan serius terkait laporan keuangan.
Najmudin mengungkapkan bahwa pihak pelaksana yang meminjam nama perusahaannya tidak mampu mempertanggungjawabkan laporan keuangan secara jelas. Ia menyoroti salah satu pos anggaran pencetakan tiket yang dilaporkan mencapai Rp 70 juta.
“Menurut saya itu tidak masuk akal, tidak sampai segitu,” tegasnya.
Najmudin juga menekankan bahwa kegiatan jalan sehat tersebut tidak menggunakan dana APBD. Seluruh pembiayaan berasal dari pihak EO, meskipun acara digelar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Di sisi lain, polemik mencuat karena pemenang hadiah utama mobil Honda Brio, Yulia Nurul, warga Kabupaten Cilacap yang tinggal di Desa Sudagaran, Banyumas, belum menerima hadiah meski hampir enam bulan berlalu sejak acara berlangsung.
Baca juga: Pemenang Mobil Acara Jalan Sehat Perayaan HUT RI di Banyumas Masih Menggantung, Ini Kata Pemkab
Suami Yulia, Muskinul Fuad, mengaku telah beberapa kali dihubungi panitia, namun penyerahan hadiah selalu tertunda. Ia bahkan mengancam akan menempuh jalur hukum jika masalah tersebut tak segera diselesaikan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Banyumas Agus Nur Hadie menegaskan bahwa keterlambatan penyerahan hadiah sepenuhnya menjadi tanggung jawab EO. Menurutnya, persoalan muncul karena pembayaran unit mobil ke pihak diler belum dilunasi oleh panitia.
Pemkab, lanjut Agus, hanya memfasilitasi pertemuan antara pihak pemenang dan EO, namun tanggung jawab akhir tetap berada di tangan penyelenggara acara.
Tribun Jatim | Ani Susanti | TribunTrends.com | Afif Muhammad