DEMI BIKIN KONTEN Influencer Asal Filipina Tewas seusai Makan Kepiting Setan yang Ia Tangkap
ahmadshalsamalkhaponda February 13, 2026 02:42 PM

Sosok Emma influencer Filipina tewas usai makan kepiting setan. Dikenal nelayan berpengalaman.

Kepiting setan menjadi santapan terakhir seorang influencer makanan asal Filipina.

Emma Amit, dilaporkan meninggal dunia pada 6 Februari setelah mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai "kepiting setan."

Perempuan berusia 51 tahun itu diketahui menyantap kepiting tersebut demi konten sebuah video media sosial.

Kematian seorang influencer makanan asal Filipina kini menjadi sorotan.

Influencer bernama Emma Amit itu dilaporkan meninggal dunia pada 6 Februari akibat mengonsumsi krustasea beracun yang dikenal sebagai "kepiting setan", untuk konten di media sosial.

Dalam rekaman video, pecinta kuliner berusia 51 tahun tersebut sedang bersama teman-temannya, memanen kepiting di hutan bakau pada 4 Februari 2026 di dekat rumahnya, di Puerto Princesa, sebuah kota pesisir di Palawan.

Klip tersebut menunjukkan vlogger makanan itu mengangkat kepiting ke mulutnya lalu melahapnya dengan senyum di wajahnya.

Hanya butuh kurang dari 24 jam sebelum Emma jatuh sakit parah karena campuran neurotoksin yang kuat membanjiri aliran darahnya.

Para tetangga mengatakan bahwa dia mengalami kejang-kejang saat dilarikan ke klinik setempat.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit setelah kesehatannya semakin memburuk; bibir Emit dilaporkan berubah menjadi biru tua saat ia tidak sadarkan diri.

Para petugas medis telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasien, tetapi sia-sia, Emma meninggal pada tanggal 6 Februari, dua hari setelah mengonsumsi kepiting tersebut.

Laddy Gemang, kepala desa Luzviminda, mengirimkan petugas desa ke rumah Emit untuk menyelidiki.

Mereka menemukan cangkang kepiting setan yang berwarna cerah berserakan di antara sampah-sampahnya.

"Saya melihat cangkangnya, ada sekitar delapan. Saya tidak tahu apakah semuanya kepiting setan, tetapi semuanya tampak sama," ucapnya, melansir dari Kompas.com.

Gemang mendesak warga setempat untuk tidak "bertaruh" dengan nyawa mereka dengan memakan hewan berbahaya tersebut.

Ia merasa bingung dengan kematian influencer tersebut karena ia dan suaminya dikenal sebagai nelayan berpengalaman.

"Ini sangat menyedihkan karena seharusnya mereka sudah tahu. Dia dan suaminya, mereka berdua adalah nelayan," ucapnya.

"Mereka tinggal di tepi laut, jadi saya tahu mereka tahu tentang kepiting setan yang berbahaya untuk dimakan. Jadi mengapa dia memakannya? Itulah yang membuat saya bingung," sambungnya.

Kepiting setan, juga dikenal sebagai kepiting karang beracun, adalah spesies kepiting yang hidup di terumbu karang di seluruh wilayah Indo-Pasifik.

Menurut Smithsonian, krustasea ini membawa campuran neurotoksin mematikan, termasuk saxitoxin dan tetrodotoxin, racun yang sama yang ditemukan pada ikan buntal.

Kepiting ini dianggap sebagai kepiting paling beracun di Filipina, dengan setengah dari kasus keracunan berakibat fatal.

Mengingat insiden tragis tersebut, Gemang memperingatkan warga untuk tidak mengonsumsi makhluk laut yang mematikan itu.

"Jadi kepada warga Puerto Princesa, saya mendesak Anda untuk lebih waspada," Gemand memperingatkan.

"Jangan makan kepiting setan berbahaya ini karena telah merenggut dua nyawa di kota kita. Jangan mempertaruhkan hidup Anda," ucapnya.

(*)

# KONTEN # Influencer # Filipina # Tewas # Makan # Kepiting # setan # 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.