PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai bersiap untuk menyambut 1,7 juta penumpang yang diprediksi lalu lalang selama periode libur Imlek.
General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soetta, Heru Karyadi menyampaikan jumlah pergerakan penumpang sebanyak 1,7 juta ini juga dipengaruhi dengan berdekatannya awal bulan suci Ramadan, sehingga berpotensi mendorong peningkatan mobilitas masyarakat.
"Secara kumulatif, trafik Bandara Soekarno-Hatta pada periode tersebut diproyeksikan mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025," kata dia seperti dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).
Menurut dia, pergerakan pesawat pada momen libur panjang itu diperkirakan mencapai 11.330 penerbangan atau tumbuh tiga persen. Sedangkan untuk jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 1.744.820 orang atau meningkat empat persen.
Sementara itu, untuk puncak pergerakan penumpang diprediksi terjadi pada Sabtu (14/2/2026) dengan estimasi 1.111 penerbangan dan 171.094 penumpang.
Kemudian, untuk potensi lonjakan arus balik penumpang diperkirakan terjadi berlangsung pada Selasa (17/2/2026).
"Selain pergerakan penumpang dan pesawat, aktivitas logistik juga diproyeksikan menunjukkan tren peningkatan. Pergerakan kargo diperkirakan mencapai 15,63 juta kilogram atau tumbuh dua persen, yang mengindikasikan meningkatnya mobilitas dan distribusi barang selama periode libur," jelas dia.
Seluruh manajemen bandara telah melakukan langkah antisipasi guna memastikan kelancaran operasional selama periode libur panjang tersebut.
"Kami memastikan seluruh aspek pelayanan, keamanan, dan keselamatan berjalan optimal agar perjalanan penumpang tetap lancar, aman, dan nyaman," tegas dia.
Selain penguatan kesiapan operasional, Injourney Airports juga menghadirkan aktivasi customer experience dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2026 melalui parade barongsai di area terminal bandara.
Aktivasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana perjalanan yang lebih hangat dan berkesan bagi para pengguna jasa di tengah periode peningkatan trafik penumpang.
Melalui kesiapan operasional dan penguatan pelayanan, mereka berkomitmen untuk menjaga kelancaran arus penumpang dan penerbangan selama periode libur panjang agar tetap berjalan aman dan lancar.
"Pengguna jasa juga diimbau untuk datang lebih awal ke bandara, memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, serta mematuhi ketentuan yang berlaku guna mendukung kelancaran proses keberangkatan," tutup dia.







