Arti Kata Emotional Emptiness, Ciri, Contoh, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi Emotional Emptiness
Nolpitos Hendri February 13, 2026 07:29 PM

Baca juga: Arti Kata Relationship Without Passion, Ciri-ciri, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi

Kata atau istilah emotional emptiness ini sudah sering digunakan kaula muda dalam bahasa formal dan bahasa pergaulan di Riau, baik di media sosial maupun di dunia nyata.

Bagi para kaula muda Pekanbaru atau kaula muda Riau umumnya yang ingin menggunakan kata ini sebagai bahasa dalam pergaulan, simak penjelasannya agar paham artinya dan lawan bicara tidak salah paham.

A. Arti Kata Emotional Emptiness atau Emotional Emptiness Artinya

Secara bahasa atau secara harfiah, emotional emptiness merupakan istilah dalam bahasa Inggris, dan dalam bahasa Indonesia arti kata emotional emptiness atau emotional emptiness artinya adalah kekosongan emosional.

Secara istilah, arti kata emotional emptiness atau emotional emptiness artinya adalah perasaan subjektif yang ditandai dengan kurangnya emosi atau perasaan yang mendalam.

Orang yang mengalami kekosongan emosional mungkin merasa hampa, mati rasa, atau terputus dari diri mereka sendiri dan dunia di sekitar mereka.

Bukan sekadar kesedihan atau kebosanan biasa, tetapi lebih merupakan perasaan tidak adanya sesuatu yang penting dalam diri.

B. Ciri-ciri Emotional Emptiness

Berikut ciri-ciri emotional emptiness  dan penjelasannya : 

1. Kurangnya Emosi: Kesulitan merasakan emosi positif (kebahagiaan, kegembiraan, cinta) maupun emosi negatif (kesedihan, kemarahan, ketakutan).

2. Perasaan Hampa: Merasa ada kekosongan di dalam diri, seolah-olah ada bagian penting yang hilang.

3. Mati Rasa Emosional: Merasa mati rasa terhadap dunia di sekitar, tidak terpengaruh oleh peristiwa atau interaksi yang biasanya membangkitkan emosi.

4. Terputus dari Diri Sendiri: Merasa tidak terhubung dengan identitas diri, nilai-nilai, atau tujuan hidup.

5. Kurangnya Motivasi: Kesulitan menemukan motivasi atau minat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

6. Kesulitan Menikmati Hal-Hal: Tidak dapat menikmati hal-hal yang dulunya menyenangkan atau menarik.

7. Merasa Terasing: Merasa terasing dari orang lain, bahkan orang-orang terdekat.

8. Kesulitan Membangun Hubungan yang Bermakna: Kesulitan membentuk atau mempertahankan hubungan yang mendalam dan bermakna.

C. Contoh Emotional Emptiness

Berikut contoh emotional emptiness dan bagaimana emotional emptiness (kekosongan emosional) dapat dialami oleh seseorang : 

Contoh 1: Setelah Kehilangan Pekerjaan
Situasi: Seseorang telah bekerja di perusahaan yang sama selama bertahun-tahun dan merasa sangat terikat dengan pekerjaan dan rekan kerjanya. Ketika dia tiba-tiba kehilangan pekerjaannya karena PHK, dia merasa kehilangan identitas dan tujuan hidupnya.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, tidak bersemangat untuk mencari pekerjaan baru, dan kehilangan minat pada aktivitas yang dulu dia nikmati. Dia merasa seperti ada lubang besar di dalam dirinya yang tidak bisa diisi.

Contoh 2: Setelah Pensiun
Situasi: Seseorang telah bekerja keras sepanjang hidupnya dan menantikan masa pensiunnya. Namun, ketika dia akhirnya pensiun, dia merasa kehilangan rutinitas, tujuan, dan interaksi sosial yang dulu dia miliki.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan waktunya, dan kehilangan minat pada aktivitas yang dulu dia rencanakan untuk dilakukan saat pensiun. Dia merasa seperti tidak lagi memiliki peran atau tujuan dalam hidup.

Contoh 3: Setelah Anak-Anak Meninggalkan Rumah
Situasi: Seorang ibu telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk merawat dan membesarkan anak-anaknya. Ketika anak-anaknya tumbuh dewasa dan meninggalkan rumah untuk kuliah atau bekerja, dia merasa kehilangan tujuan hidupnya.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, kesepian, dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan waktunya. Dia merasa seperti tidak lagi memiliki peran yang penting dalam hidup orang lain.

Contoh 4: Setelah Kehilangan Orang yang Dicintai
Situasi: Seseorang kehilangan orang yang dicintai, seperti pasangan, orang tua, atau teman dekat. Dia merasa sangat sedih dan berduka, tetapi setelah beberapa waktu, kesedihan itu berubah menjadi kekosongan emosional.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, tidak bersemangat untuk melakukan apa pun, dan kehilangan minat pada aktivitas yang dulu dia nikmati bersama orang yang dicintainya. Dia merasa seperti ada bagian dari dirinya yang hilang selamanya.

Contoh 5: Setelah Mengalami Trauma
Situasi: Seseorang mengalami peristiwa traumatis, seperti kecelakaan, kekerasan, atau bencana alam. Setelah peristiwa tersebut, dia merasa terputus dari emosinya dan tidak dapat merasakan apa pun.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, mati rasa, dan tidak dapat terhubung dengan orang lain. Dia merasa seperti hidup dalam kabut dan tidak dapat merasakan kebahagiaan atau kesedihan.

Contoh 6: Karena Depresi
Situasi: Seseorang mengalami depresi kronis. Meskipun dia mungkin masih dapat berfungsi dalam kehidupan sehari-hari, dia merasa hampa, tidak bersemangat, dan kehilangan minat pada hal-hal yang dulu dia nikmati.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, tidak memiliki harapan untuk masa depan, dan tidak dapat merasakan kebahagiaan atau kepuasan. Dia merasa seperti hidup dalam kegelapan yang tidak berujung.

Contoh 7: Karena Kurangnya Tujuan Hidup
Situasi: Seseorang mencapai semua tujuan yang telah dia tetapkan untuk dirinya sendiri, seperti menyelesaikan pendidikan, mendapatkan pekerjaan yang baik, dan memiliki keluarga. Namun, setelah mencapai tujuan-tujuan tersebut, dia merasa hampa dan tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, dan kehilangan motivasi untuk melakukan apa pun. Dia merasa seperti telah mencapai puncak gunung dan tidak ada lagi yang bisa diraih.

Contoh 8: Karena Kurangnya Koneksi Sosial
Situasi: Seseorang merasa terisolasi dan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan orang lain. Dia mungkin memiliki teman atau keluarga, tetapi dia tidak merasa terhubung secara emosional dengan mereka.
Emotional Emptiness: Dia merasa hampa, kesepian, dan tidak memiliki siapa pun untuk berbagi perasaan dan pengalaman hidupnya. Dia merasa seperti orang asing di dunia ini.

Catatan :

Emotional emptiness bukanlah tanda kelemahan. Ini adalah respons yang umum terhadap peristiwa kehidupan yang sulit atau kondisi kesehatan mental tertentu.

Jika Anda merasa mengalami emotional emptiness, penting untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental.

Ada banyak perawatan yang efektif yang tersedia untuk membantu Anda mengatasi perasaan ini dan membangun kehidupan yang lebih bermakna.

Mengakui dan menerima perasaan Anda adalah langkah pertama yang penting dalam proses penyembuhan.

Jangan mencoba untuk mengabaikan atau menekan perasaan Anda.

Izinkan diri Anda untuk merasakan apa yang Anda rasakan, dan carilah dukungan dari orang lain.

D. Penyebab Emotional Emptiness

Berikut penyebab emotional emptiness dan penjelasannya : 

1. Trauma Masa Lalu: Pengalaman traumatis di masa lalu, seperti pelecehan, pengabaian, atau kehilangan, dapat menyebabkan kekosongan emosional.

2. Depresi: Kekosongan emosional adalah salah satu gejala umum depresi.

3. Gangguan Kepribadian: Beberapa gangguan kepribadian, seperti Borderline Personality Disorder (BPD) dan Schizoid Personality Disorder, dapat menyebabkan kekosongan emosional.

4. Penyalahgunaan Zat: Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan terlarang dapat menyebabkan mati rasa emosional dan kekosongan.

5. Kondisi Medis: Beberapa kondisi medis, seperti hipotiroidisme, dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan kekosongan emosional.

6. Kurangnya Koneksi Sosial: Kurangnya hubungan sosial yang bermakna dapat menyebabkan perasaan terisolasi dan hampa.

7. Tekanan dan Stres Kronis: Tekanan dan stres kronis dapat menguras energi emosional dan menyebabkan kekosongan.

8. Kurangnya Tujuan Hidup: Tidak memiliki tujuan hidup atau makna yang jelas dapat menyebabkan perasaan hampa dan tidak berarti.

9. Penekanan Emosi: Terus-menerus menekan atau menghindari emosi dapat menyebabkan mati rasa emosional dan kekosongan.

E. Dampak Emotional Emptiness

Berikut dampak emotional emptiness dan penjelasannya : 

1. Gangguan dalam Hubungan: Kesulitan membangun dan mempertahankan hubungan yang sehat.

2. Isolasi Sosial: Menarik diri dari interaksi sosial dan merasa terasing.

3. Masalah Pekerjaan atau Sekolah: Kesulitan berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas.

4. Penyalahgunaan Zat: Menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang untuk mengatasi perasaan hampa.

5. Perilaku Merusak Diri: Melakukan perilaku merusak diri, seperti menyakiti diri sendiri atau memiliki pikiran untuk bunuh diri.

6. Kualitas Hidup yang Menurun: Merasa tidak bahagia dan tidak puas dengan hidup.

F. Cara Mengatasi Emotional Emptiness

Berikut cara mengatasi emotional emptiness dan penjelasannya : 

1. Cari Bantuan Profesional: Jika Anda mengalami kekosongan emosional yang berkepanjangan, penting untuk mencari bantuan dari terapis atau psikiater.

2. Identifikasi Penyebab: Cobalah untuk mengidentifikasi penyebab kekosongan emosional Anda. Apakah ada trauma masa lalu, masalah kesehatan mental, atau faktor lain yang berkontribusi?

3. Terapi: Terapi, seperti terapi perilaku kognitif (CBT) atau terapi dialektika perilaku (DBT), dapat membantu Anda untuk mengatasi kekosongan emosional dan mengembangkan keterampilan koping yang lebih sehat.

4. Bangun Koneksi Sosial: Berusahalah untuk membangun dan memelihara hubungan sosial yang bermakna.

5. Temukan Tujuan Hidup: Cari tahu apa yang penting bagi Anda dan tetapkan tujuan hidup yang bermakna.

6. Latih Kesadaran Diri (Mindfulness): Latih kesadaran diri untuk membantu Anda terhubung dengan emosi Anda dan hadir di saat ini.

7. Ekspresikan Emosi: Jangan menekan emosi Anda. Temukan cara yang sehat untuk mengekspresikan emosi Anda, seperti menulis jurnal, berbicara dengan teman, atau melakukan seni.

8. Jaga Kesehatan Fisik: Jaga kesehatan fisik Anda dengan makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan tidur yang cukup.

9. Hindari Penyalahgunaan Zat: Hindari penggunaan alkohol atau obat-obatan terlarang.

10. Bersabar: Mengatasi kekosongan emosional membutuhkan waktu dan usaha. Bersabarlah dengan diri sendiri dan jangan menyerah.

Catatan : 

Kekosongan emosional merupakan pengalaman yang sulit, tetapi dengan bantuan dan dukungan yang tepat, Anda dapat mengatasinya dan membangun kehidupan yang lebih bermakna dan memuaskan.

Jangan ragu untuk mencari bantuan jika Anda membutuhkannya.

Sumber: tribunpekabaru.com, kbbi.web.id, kbbi.co.id, yourdictionary.com, Kamus Bahasa Indonesia - Bahasa Melayu Riau

Demikian penjelasan tentang arti kata emotional emptiness atau emotional emptiness artinya dan ciri-ciri emotional emptiness serta contoh emotional emptiness hingga penyebab emotional emptiness dan dampak emotional emptiness termasuk cara mengatasi emotional emptiness .

( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.