BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Presiden RI Prabowo Subianto, mengaku prihatin dengan masih banyaknya rumah masyarakat yang menggunakan atap seng.
Menurutnya, material tersebut membuat suhu di dalam rumah menjadi lebih panas dan mudah berkarat, sehingga dinilai kurang mendukung estetika maupun kenyamanan hunian.
Ia pun menilai perlu adanya program gentengisasi sebagai upaya memperindah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat.
Menanggapi itu, Anggota Komisi III DPRD Bangka Barat Mathius Irwan mendukung ide gagasan tersebut.
Ia menyatakan dukungannya terhadap program gentengisasi dan mendorong agar pemerintah segera menyiapkan aturan turunan sebagai dasar pelaksanaannya di daerah.
Aling sapaan akrab Irwan, menilai Program Gentengisasi perlu segera ditindaklanjuti dengan regulasi.
“Saya sangat mendukung program itu. Perlu ada aturan turunan agar pelaksanaannya jelas di daerah. Selain untuk keindahan, ini juga bisa menghidupkan kembali usaha genteng yang sempat padam karena sepinya peminat,” kata Mathius, kepada Bangkapos.com, Jumat (13/2/2026)
Menurut Politikus PDI Perjuangan ini, program tersebut sangat diperlukan, tidak hanya untuk mendukung keindahan dan kenyamanan hunian. Tetapi juga berpotensi menghidupkan kembali usaha produksi genteng di daerah yang belakangan mengalami kelesuan akibat minimnya permintaan.
"Tentunya akan membuka peluang usaha di desa-desa, apabila program gentengisasi dilakukan. Kita berhap itu, untuk pemberdayaan masyarakat," katanya.
Aling berharap, kebijakan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal sekaligus meningkatkan kualitas bangunan masyarakat.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)