Akses Puskesmas Terganggu, Kelurahan Tabaringan Tertibkan PKL di Pasar Cidu‎
Saldy Irawan February 13, 2026 10:22 PM

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, bersama jajaran RT dan RW melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Cidu’, Jumat (13/2/2026) pagi.

‎Penertiban difokuskan pada jalur akses keluar masuk Puskesmas Tabaringan yang selama ini terganggu akibat aktivitas jual beli di badan jalan dan di atas drainase.

‎Lurah Tabaringan, Adiningrat Putra Zainal, mengatakan penataan dilakukan dengan pendekatan persuasif untuk merapikan jalur akses masuk menuju fasilitas layanan kesehatan tersebut.

‎“Lokasi yang ditertibkan berada di jalur akses keluar masuk Puskesmas. Kami minta pedagang mengosongkan area itu agar jalan menjadi lebih lebar dan akses ambulans maupun mobil homecare bisa bergerak cepat,” ujarnya kepada Tribun-Timur.Com.

‎Ia menjelaskan, keberadaan lapak PKL di jalur tersebut sangat menghambat mobilisasi kendaraan layanan kesehatan, khususnya ambulans dan mobil homecare Puskesmas.

‎“Tadi dua kali mobil homecare keluar masuk dan betul-betul terganggu. Kalau pedagang berjualan di situ, akses ambulans menjadi terhalang,” katanya.

‎Penertiban ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan dari pihak Puskesmas Tabaringan yang merasa aktivitas pelayanan terganggu.

‎Selain merapikan jalur akses Puskesmas, pemerintah kelurahan juga menata area Pasar Cidu’ yang selama ini dinilai mengganggu aktivitas umum, termasuk penggunaan badan jalan.

‎Adiningrat menegaskan, pihaknya juga akan menindak bangunan liar yang berdiri di atas drainase di kawasan pasar tersebut.

‎“Kami pastikan tidak ada lagi bangunan liar di atas drainase di Pasar Cidu. Semua akan ditertibkan,” tegasnya.

‎Penertiban dan edukasi ini melibatkan seluruh unsur kelurahan, termasuk staf kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh RT dan RW di Kelurahan Tabaringan.

‎“Kami turun bersama untuk mengedukasi masyarakat agar menertibkan lapaknya dan membongkar bangunan liar secara mandiri,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua RT 004 RW 004 Kelurahan Tabaringan, Siti Halimah, mengaku antusias ikut serta dalam kegiatan penertiban tersebut.

‎Ia mengatakan, jajaran RT dan RW secara aktif menyampaikan sosialisasi kepada para pedagang terkait pentingnya penataan PKL demi kepentingan bersama.

‎“Penataan ini untuk kebaikan bersama, terutama demi kelancaran akses layanan kesehatan dan ketertiban lingkungan,” ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.