BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Satu kejanggalan dirasakan pihak keluarga saat nelayan udang hilang di Gunung Batu Besar Kotabaru.
Normalnya, korban kembali ke rumah sekitar dua hingga tiga jam berikutnya. Namun kali ini, hingga larut malam Asralim Juni belum juga nampak pulang ke rumah.
"Ada kejanggalan inilah akhirnya pihak keluarga melaporkan kepada aparat desa dan warga sekitar
Seorang warga yang dilaporkan hilang saat melaut di Desa Gunung Batu Besar, Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru akhirnya ditemukan, Kamis (12/2/2026) pagi.
Baca juga: Zuri Express Gelar Corporate Gathering, Kenalkan Promo Iftar Ramadan di Atas Kota
Baca juga: Baznas HSS Tetapkan Besaran Fidyah 1447 H Rp 25.000
Korban diketahui Asralim Juni, ditemukan tewas mengapung di sekitar titik terakhir, setelah dinyatakan hilang sejak Selasa (10/2/2026) malam.
Nelayan berusia 67 tahun tersebut ditemukan tim gabungan yang telah melakukan pencarian sepanjang 26 jam secara intensif dengan melibatkan Basarnas, BPBD, aparat kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Diungkapkan Koordinator Basarnas Pos Kotabaru, Adi Maulana, pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir perairan.
"Penyisiran sejak dinihari, hingga akhirnya korban ditemukan Kamis pagi," sebut Adi.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Batu Besar, Hariyani menuturkan, korban berangkat melaut sekitar pukul 19.00 Wita untuk menangkap udang.
Normalnya, korban kembali ke rumah sekitar dua hingga tiga jam berikutnya. Namun kali ini, hingga larut malam Asralim Juni belum juga nampak pulang ke rumah.
"Ada kejanggalan inilah akhirnya pihak keluarga melaporkan kepada aparat desa dan warga sekitar," bebernya.
Pencarian pun segera dilakukan, Rabu pagi perahu milik korban ditemukan tanpa ada kakek Asralim, sehingga munculah dugaan korban tenggelam.
Usai ditemukan dan dievakuasi ke rumah duka, korban langsung disiapkan untuk disemayamkan
Jangan Panik Jika Keluarga Hilang:
Segera lapor polisi (Unit Orang Hilang/Polsek setempat) tanpa menunggu 1x24 jam, susun kronologi, kumpulkan foto terbaru, dan ciri-ciri fisik
.
Manfaatkan media sosial, aplikasi Cari Temu BAZNAS, serta cek lokasi ponsel atau hubungi teman/kerabat terdekat.
Berikut adalah panduan rinci jika anggota keluarga hilang:
1. Tindakan Awal dan Pelaporan
Lapor Polisi Segera: Jangan menunggu 24 jam. Laporkan ke kantor polisi terdekat dan bawa foto terbaru serta data diri.
Hubungi Orang Terdekat: Hubungi teman, kerabat, atau rekan kerja yang mungkin mengetahui keberadaannya.
Cek Tempat Terakhir: Kunjungi lokasi terakhir kali korban terlihat.
Periksa Rumah Sakit/Instansi Sosial: Hubungi rumah sakit atau panti sosial terdekat jika dicurigai terjadi kecelakaan.
2. Pemanfaatan Teknologi
Lacak Ponsel: Gunakan fitur seperti Find My Device (Android) atau Find My iPhone untuk melacak lokasi terakhir.
Media Sosial: Unggah foto dan informasi di media sosial dengan privasi publik dan minta bantuan share.
Aplikasi Khusus: Gunakan layanan seperti Cari Temu BAZNAS untuk membantu pencarian.
3. Penyebaran Informasi
4. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
Jaga Kesehatan: Tetap tenang, makan, dan beristirahat agar bisa fokus melakukan pencarian.
Cari Bantuan: Libatkan keluarga besar dan relawan dalam proses pencarian.
Jika korban adalah anak-anak, langsung informasikan ke petugas keamanan tempat umum (jika di mal/keramaian) untuk pengumuman segera.
(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri/kompas.com)