POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkum RI) mengesahkan pendirian Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Perkumpulan “Komunitas Kita Bersaudara Maumere” Kupang atau disingkat KKBM Kupang.
Ormas KKBM Kupang disahkan dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU – 000375.A.H.01.07. Tahun 2026 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang yang ditandatangani Widodo, Dirjen Administrasi Hukum Umum atas nama Menteri Hukum Republik Indonesia, pada 8 Januari 2026.
Pengesahan Ormas KKBM Kupang yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan itu dilakukan setelah kurang lebih 4 bulan berproses administrasi melalui Notaris Roberto Valentino Mambaitfeto,SH,M.Kn sejak bulan Agustus 2025.
Ketua Umum KKBM Kupang, Agustinus Bajo,ST ketika menerima Salinan Surat Keputusan Dirjen AHU Kemenkum RI di ruang kerja Notaris Roberto Valentino Mambaitfeto,SH,M.Kn di Kupang pada Jumat (13/2/2026), mengaku bersyukur karena proses yang lama dan menyita energi tersebut akhirnya terjawab dengan diterbitkannya SK Pengesahan dari Kemenkum RI tertanggal 8 Januari 2026.
Didampingi Sekretaris Umum KKBM Kupang Fidelis Nogor, Agus mengakui proses itu sedikit memakan waktu karena penyesuaian sejumlah dokumen mulai dari persiapan Risalah Pendirian Organisasi oleh para perwakilan pendiri/perintis, pengajuan dokumen dan verifikasi data,hingga pembuatan akta notaris.
Baca juga: Mubes III KKBM Kupang Tetapkan Agus Bajo Sebagai Ketua Periode 2025-2028
Baca juga: KKBM Kupang Gelar Syukuran Paskah dan Halal Bihalal
Proses selanjutnya pengajuan Akta Notaris KKBM Kupang ke Kementerian Hukum Republik Indonesia untuk mendapatkan pengesahan dari dari Dirjen Adminsitrasi Hukum Umum (AHU) selama kurang lebih 2 bulan hingga akhirnya disahkan Kemekum RI dan pendaftaran di lembaran negara melalui Perum Percetakan Negara RI di Jakarta.
“Kita bersyukur proses yang panjang dan penuh dinamika itu akhirnya tuntas dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum Republik Indonesia No. AHU – 000375.A.H.01.07 Tahun 2026 Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang yang ditandatangani Widodo, Dirjen Administrasi Hukum Umum atas nama Menteri Hukum Republik Indonesia, tanggal 8 Januari 2026,” kata Agus.
Pengesahan itu katanya, berdasarkan pada Permohonan Notaris Roberto Valentino Manbaitfeto,SH, M.Kn sesuai salinan Akta Nomor 30 tanggal 30 Desember 2025 tentang pengesahan Badan Hukum Perkumpulan Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang tanggal 07 Januari 2026 dengan nomor pendaftaran 6026011075010281 dinyatakan telah sesuai persyaratanbadan hukum Perkumpulan Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang.
Maka Dirjen AHU Kemenkum RI memutuskan memberikan pengesahan perkumpulan Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang berkedudukan di Kota Kupang sesuai dengan salinan Akta No.30 Tanggal 30 Desember 2025 yang dibuat oleh Roberto Valentino Mambaitfeto,SH, M,Kn
Terdaftar di Perum Percetakan Negara
Tentang KKBM Kupang
Untuk diketahui, KKBM Kupang secara historis berdiri sejak 20 Agustus 1986 diinisiasi oleh sejumlah tokoh Maumere Kabupaten Sikka di Kupang seperti Daniel Woda Palle, Maksi Parera, Wily Sadipun, Ben Parera, Kongas Rajalewa, Stanis Rewong, Leo Lewor, dan lainnya.
Kepengurusan saat itu sifatnya situasional, isidentil dengan semangat tidak saja mengurus kebersamaan warga diaspora tapi juga terlibat aktif dalam berbagai urusan sosial politik.
Kepemimpinan masa itu harus diakui adalah embrio lahirnya KKBM meski belum banyak meninggalkan jejak digital secara adminsitratif maupun dokumenter.
Baru pada tahun 2011 KKBM Kupang “dibangunkan” oleh aktivis Gerakan Sikka Bangkit (RAKKIT) NTT yang dimotori para jurnalis muda yakni Kornelis Moat Nita, Gerardus Manyela, Alm.Kristo Embu dan Fidelis Nogor. Juga ada tokoh muda Albertus Vinsen, Hildebertus Selly, Yance Soda, Eman Kolfidus dan Petrus Plarintus. Mereka mampu mengkonsolidasi kembali KKBM.
Tokoh-tokoh politik, perempuan dan birokrasi pun ikut terlibat dan “diganggu” oleh anak-anak muda saat itu yakni Ignas Conterius, Oswaldus, Bruno Kupok, Maksi Parera, Stanis Stef, Barthol Badar, FLory Mekeng, Ben Labre, Lusia Adinda Dua Nurak Leburaya, Kanis Maruli, Alm. Filemon da Lopez, Yoris Parera, Ignas Jani, Yosep Rasi,Hans Paoe, Steven Sadipun, Frans Tola, Melce Henriques, Frans Sape, Yuliana Rusmina, Yasinta Parera, Fatima Daniel, Anton Mau, Alm.Beatrix da Gomez, Andreas Ande, Anton Siga, Frans Bata, Paternus Vinsi, Xaver Keytimu, Alm.Frans Sanda, Alm.Mikael Darius, Eustakius Mateus, Alm.Rasmin Parera, Feliks Parera, Mikael Manyus, Mike Sedo, dan juga tokoh lainnya.
Kristo, Theo dan Agus Bajo Yang Tak Patah Arang
Pertemuan demi pertemuan digelar termasuk di Aula Eks Hotel Flobamor (kini kampus NCIPS,red) Naikolan, Kupang.
Mereka akhirnya berhasil menggelar Rapat Bersama dan memilih Drs. Kristo Blasin sebagai Ketua KKBM Kupang sejak tahun 2011- 2018.
Kepemimpinan Kristo Blasin bersama Sekjen saat itu Alm. Dr.Filemon da Lopez,MS.,mulai “mengangkat muka” orang Muamere di kota Kupang. Betapa tidak, pelantikan akbar di Restoran Teluk Kupang 13 Mei 2011 menjadi bukti bahwa orang Maumere terkonsolidasi.
Hadir saat itu tokoh perintis KKBM Kupang yang juga mantan Ketua DPRD NTT, Drs. Daniel Woda Palle, Mantan Gubernur NTT Alm. Frans Lebu Raya, Mantan Bupati Sikka Alm. Paulus Moa, Anggota DPR Andreas Hugo Parera bersama Rano Karno, para elit politik, Walikota Kupang Daniel Adoe, Wakil Walikota Daniel Hurek, tokoh birokrasi dan banyak tokoh Maumere di Kupang.
Gegap gempita terasa saat itu, apalagi ada ritus penyerahan “tombak tempur’ oleh Sesepuh KKBM Kupang Moat Dr. Acry Deodatus kepada Ketua Umum saat itu Drs.Kristo Blasin.
Sejak Kristo Blasin memimpin KKBM Kupang roda organisasi mulai bergerak cepat dan selalu mengutamakan persatuan melalui berbagai kegiatan nyata hingga purna bakti pada Agustus 2019.
Pada Musyawarah Besar (MUBES) I, Kepemimpinan KKBM Kupang kemudian dilanjutkan oleh Ketua Umum yang baru yakni Drs. Theo da Cunha, M.Si., dan Sekjen Fidelis Nogor untuk periode 2019-2022.
Periode ini benar-benar dilakukan revitalisasi dan KKBM cukup eksis pasca pelantikan pengurus yang dihadiri Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni serta Bupati Sikka Roby Idong dan sejumlah tamu penting lainnya serta disaksikan ribuan orang Maumere di GOR Flobamora Kupang.
Periode ini menghadirkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, pengobatan gratis, bantuan sosial terutama saat badai seroja melanda Kota Kupang
Pada MUBES II tanggal 28 Agustus 2022, kepemimpinan KKBM Kupang dilanjutkan oleh Ketua Umum Agustinus Bajo,ST dan Fidelis Nogor sebagai Sekjen.
Fokus kepemimpinan ini pada pembenahaan tata laksana organisasi dan keuangan serta berhasil mengajak setidaknya 21 komunitas Arisan lokal bergabung secara resmi dalam wadah ini termasuk peluncuran Buku Besar Keanggotaan, berbagai kegiatan bantuan sosial, penertiban Hak dan Kewajiban Anggota serta membereskan legalitas organisasi KKBM Kupang menjadi sebuah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
Dengan prestasi yang baik maka kepengurusan Agustinus Bajo,ST kembali dipercaya oleh mayoritas Forum MUBES III pada 25 Oktober 2025 untuk memimpin kembali KKBM Kupang periode 2025-2028.
Bersama Sekjen Fidelis Nogor, kepemimpinan ini dilantik oleh Walikota Kupang dr.Christian Widodo dihadiri Gubernur NTT Melki Laka Lena, ketua Komisi II DPRD NTT Leonardus Lelo, Wakil Ketua Komisi II Yunus Takandewa dan Direktur Utama Bank NTT Charli Paulus serta ratusan anggota dan warga Diaspora Maumere di Aula El Tari Kupang tanggal 27 Desember 2025.
Agus Bajo juga telah menetapan 9 program statregis selama 3 tahun kepemimpinan yang menyasar urusan sosial kemasyarakatan, organisasi dan keanggotaan, UMKM, pendidikan dan kaderitasasi, kerohanian, pemuda dan olahraga serta kesehatan ibu dan anak.
Dalam Rapat Kerja (Raker) I, Ketua dan jajaran pengurus KKBM Kupang periode 2025- 2023 telah menatap masa depan KKBM Kupang yang lebih pasti sesuai tagline #KKBMKita # KKBMBersatu dan #KKBMKita Bersatu. (*/ian)