Menilik Pembangunan Huntap Korban Banjir di Kapalo Koto, Terdapat Dua Ruang Tidur & Satu Kamar Mandi
Rezi Azwar February 13, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak 10 unit hunian tetap (huntap) dibangun untuk korban banjir bandang di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Diketahui, banjir bandang terjadi pada akhir November 2025 lalu di daerah tersebut. Banyak rumah dan lahan pertanian warga terdampak.

Untuk itu, huntap disediakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melalui Kadin Sumbar.

Nantinya, sebanyak 10 kartu keluarga di Kapalo Koto bisa menghuni bangunan tersebut untuk melanjutkan kehidupan.

Baca juga: Dana Rehab Rumah Korban Banjir Padang Tak Boleh Dialihkan, 70 Persen Bahan Bangunan & 25 Persen Upah

Pelaksana Pembangunan Huntap, Etrinaldi, mengatakan huntap di Kapalo Koto dibangun menggunakan tipe 36.

"Ukurannya 6x6 meter. Di dalamnya terdapat dua buah kamar dengan ukuran 3x3 meter," ungkapnya saat ditemui di lokasi pembangunan, Jumat (13/2/2026).

Di dalam bangunan huntap tersebut, terdapat satu kamar mandi dengan ukuran 1,5x1,5 meter. 

Sementara untuk dapur, pihaknya akan berkoordinasi lagi dengan inisiator pembangunan huntap, yakni Kadin Sumbar.

Untuk saat ini, ia lebih berfokus untuk pembangunan huntap. Sedangkan untuk pembangunan lainnya menunggu arahan dari inisiator.

Baca juga: Dana Stimulan Sudah Masuk Rekening Pemko, Pencairan Rehab Rumah Korban Banjir Tunggu Izin BNPB

Ia melanjutkan, untuk dinding huntap bakal menggunakan produk Semen Padang Bata Interlock atau SEPABLOCK dari PT. Semen Padang.

Menurut Etrinaldi, produk sepa blok sangat cepat dalam pelaksanaan atau pembangunan huntap bagi korban banjir bandang.

"SEPABLOCK sangat kokoh, ramah terhadap gempa dan juga lebih dingin saat siang hari," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.