Timnas Indonesia Dikabarkan Tak Bisa Main di Asian Games 2026, Apa Langkah PSSI?
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Exco PSSI, Endri Erawan mengatakan PSSI belum menerima surat resmi dari AFC terkait absennya skuad Garuda di Asian Games 2026.
Bahkan, Endri menyebut kondisi ini membuat jajarannya akan menggelar rapat Exco guna menentukan langkah selanjutnya.
Sebelumnya Malaysia juga dikatakan Endri sudah melayangkan surat protes karena tak bisa main di Asian Games 2026.
Baca juga: Timnas Indonesia Tak Bisa Ikut Asian Games 2026? Sumardji Sebut PSSI Belum Terima Surat Resmi
“Kabar sebenarnya saat ini kan kita masih belum tahu ya,” ujar Endri di Ancol, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
“Sejauh ini belum disurati secara langsung dari pihak AFC, OCA belum ada juga. Nanti Kita tanya dulu dengan Pak Ketua Umum (PSSI) apakah kita akan protes atau nggak atau kita tetap stay gini aja. Kita masih tunggu aja semuanya. Masih menunggu,”
“Malaysia sudah protes ya. Kita tunggulah, Kita nanti rapat dulu,” terangnya.
Lebih lanjut, Endri yang juga menjabat sebagai Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI) membeberkan bahwa pihak KOI akan turut berkomunikasi dengan OCA.
Sementara PSSI akan berkomunikasi dengan federasi sepakbola Asia, AFC.
“Ya nanti, masing-masing pihak lah (komunikasi) karena PSSI pasti ke AFC. Cuma kalau yang ke OCA-nya pasti dari KOI,” ujar Endri.
Seperti diketahui, kabar mengenai potensi absennya Timnas Indonesia dari cabang olahraga sepak bola putra Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, masih belum dapat dipastikan.
Hingga kini, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengaku belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan timnas Indonesia.
Isu tersebut sebelumnya mencuat setelah adanya peraturan terbaru hasil kesepakatan antara Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA), yang menyebut bahwa 16 tim peserta sepak bola putra Asian Games 2026 berasal dari negara-negara yang tampil di Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi.
Dengan ketentuan itu, Indonesia terancam tidak bisa berpartisipasi lantaran gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23.