Universitas Indonesia Membangun dan Bandung Independent Living Center Teken Kerja Sama Strategis
bisnistribunjabar February 13, 2026 11:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Bandung, 13 Februari 2026 – Universitas Indonesia Membangun (INABA) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bandung Independent Living Center (BILIC) pada Jumat, 13 Februari 2026, dalam sebuah acara yang dihadiri oleh pimpinan Kecamatan beserta jajaran perangkat kecamatan.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen bersama untuk mendorong pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendekatan pendidikan, ekonomi kreatif, serta penguatan kapasitas individu secara menyeluruh.

Kerja sama ini mencakup berbagai program konkret yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian penyandang disabilitas. Salah satu fokus utama adalah pendampingan ekonomi kreatif yang meliputi pelatihan kewirausahaan, pengembangan produk, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital guna membuka peluang usaha yang berkelanjutan. 

2Universitas Indonesia Membangun (INABA) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU)
Universitas Indonesia Membangun (INABA) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bandung Independent Living Center (BILIC).

Selain itu, INABA juga menyediakan program beasiswa bagi penyandang disabilitas yang memiliki motivasi dan potensi akademik untuk melanjutkan pendidikan tinggi, sebagai bentuk komitmen terhadap akses pendidikan yang inklusif dan setara.

Kolaborasi ini turut menghadirkan pendampingan psikologis guna memperkuat kesehatan mental, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun resiliensi dalam menghadapi tantangan sosial dan dunia kerja. 

Berbagai bentuk pelatihan peningkatan kompetensi, baik hard skills maupun soft skills, akan dilaksanakan secara berkelanjutan, termasuk pelatihan literasi digital, komunikasi efektif, kepemimpinan, serta keterampilan berbasis kebutuhan industri dan masyarakat.

Rektor INABA, Mochamamad Mukti Ali, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata implementasi program Kampus Berdampak yang inklusif dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial.

“Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen INABA untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa kampus menjadi bagian dari solusi dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG’s,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan beberapa tujuan utama SDG’s, antara lain No Poverty (Tanpa Kemiskinan), Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Quality Education (Pendidikan Berkualitas), Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Reduced Inequalities (Berkurangnya Kesenjangan), Sustainable Cities and Communities (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan), serta Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, komunitas, dan pemerintah wilayah, INABA berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kehadiran pimpinan Kecamatan beserta jajarannya dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan pemerintah wilayah terhadap penguatan ekosistem inklusi sosial yang melibatkan perguruan tinggi dan komunitas.

Melalui sinergi ini, INABA dan BILIC berharap dapat menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan, baik dalam peningkatan akses pendidikan, kemandirian ekonomi, maupun penguatan kapasitas personal penyandang disabilitas, sehingga terwujud masyarakat yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkeadilan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.