Deklarasi Bupati Sumedang Pindah ke Gerindra, Pagelaran Seni Megah Hibur Ribuan Warga
Muhamad Syarif Abdussalam February 13, 2026 11:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - “Marilah kita berseru, Indonesia bersatu…”

Kutipan lagu Indonesia Raya itu terasa begitu khidmat di Alun-alun Sumedang, Jumat (13/2/2026) malam. Ribuan warga yang memadati pusat kota berdiri tegak, menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat dan haru.

Malam ini, mereka berkumpul untuk menyaksikan momen politik penting, yaitu deklarasi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang resmi berpindah partai, dari sebelumnya berkiprah di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kini bergabung ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Setelah lagu Indonesia Raya dikumandangkan dalam suasana hening dan penuh khidmat, para hadirin dipersilakan duduk kembali untuk melanjutkan rangkaian acara inti.

Deklarasi tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Turut hadir Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman, anggota DPR RI, anggota DPRD Jawa Barat, serta Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila. Kehadiran para tokoh tersebut menambah bobot politik dalam deklarasi malam itu.

Tak hanya unsur pemerintahan dan legislatif, Sri Radya Karaton Sumedang Larang juga tampak hadir, memberi nuansa historis dan kultural dalam momentum tersebut.

Gelar Ekosistem Budaya Kasumedangan

Menariknya, deklarasi politik itu dibalut dalam tajuk Gelar Ekosistem Budaya Kasumedangan, yang menghadirkan pertunjukan seni megah dan sarat nilai tradisi.

Seniman dan seniwati tampil memukau ribuan warga. Mulai dari tarian tradisional hingga sajian seni musik khas Sunda menghidupkan suasana malam.

Sebanyak 60 penari membuka acara dengan pertunjukan kolosal yang memikat perhatian. Gerakan kompak dan kostum tradisional yang dikenakan para penari menciptakan visual yang memanjakan mata.

Rangkaian seni tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol bahwa dinamika politik di Sumedang tetap berpijak pada akar budaya lokal. 

Di bawah langit malam yang sempat diguyur hujan sebelum akhirnya cerah, ribuan warga bertahan. Mereka ingin menyaksikan langsung babak baru perjalanan politik Dony Ahmad Munir.

Warga Padati Acara

Alun-alun Kabupaten Sumedang dipadati ribuan warga pada Jumat (13/2/2026) malam. Mereka berkumpul untuk menyaksikan langsung deklarasi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang resmi bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Pantauan di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB, suasana tampak meriah. Meski sempat diguyur hujan, cuaca kemudian cerah. Kaum ibu, bapak-bapak, hingga anak muda berbaur memenuhi kawasan alun-alun untuk menyaksikan prosesi deklarasi.

Acara semakin semarak dengan bunyi tetabuhan musik tradisi Sunda. Dogdog ditabuh bertalu-talu, diselingi lengkingan terompet Sunda yang menggema di antara irama badublag. Para pemain dogdog tampak menyapa warga, menambah hangat suasana malam itu.

Tak hanya itu, hadir pula badawang berupa tokoh wayang Semar Badranaya yang menjadi daya tarik tersendiri. Sosok ikonik dalam pewayangan Sunda itu diarak di tengah kerumunan, disambut sorak dan tepuk tangan masyarakat.

Deklarasi tersebut rencananya dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Kedua tokoh tersebut merupakan kader Partai Gerindra. 

Sebelumnya, Dony Ahmad Munir diketahui menjabat sebagai Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bidang Informasi dan Komunikasi. Kepindahannya ke Gerindra menjadi sorotan publik dan memantik antusiasme warga Sumedang yang ingin menyaksikan langsung momen politik tersebut.

Ribuan masyarakat terus memadati alun-alun, menanti prosesi resmi deklarasi. Suasana yang awalnya diguyur hujan berubah menjadi malam penuh semangat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.