Dalam memperkuat posisi strategis dan persaingan global, kami menempatkan inovasi produk sebagai prioritas strategis
Jakarta (ANTARA) - Jaringan ritel asal Surabaya, Jawa Timur, JETE menyatakan siap meningkatkan daya saing perusahaan teknologi lokal tersebut di tengah kompetisi global.
CEO JETE dan Doran Group Jhonny Thio Doran mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk melahirkan jenama teknologi berdaya saing jika diikuti dengan berbagai strategi seperti membangun ekosistem bisnis yang solid mulai dari jaringan distribusi, retail experience, hingga layanan purna jual.
"Dalam memperkuat posisi strategis dan persaingan global, kami menempatkan inovasi produk sebagai prioritas strategis. Perusahaan terus meningkatkan kualitas melalui penerapan teknologi terkini dan standar internasional pada produknya," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Pendekatan tersebut, lanjutnya, dirancang agar produk tidak hanya relevan di pasar lokal, tetapi juga siap masuk ke pasar internasional. Sebagai bagian dari strategi ekspansi global, juga merancang penguatan jaringan kolaborasi lintas sektor, termasuk rencana pengembangan entitas di Shenzhen, Tiongkok, salah satu pusat industri teknologi dunia.
Langkah ini diproyeksikan mempercepat transfer teknologi, efisiensi pasokan produk, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.
Menurut dia, strategi tersebut terbukti efektif, tercatat hingga 2025, jenama yang bergerak pada usaha di sektor ritel, distribusi, teknologi dan ekosistem gadget tersebut melampaui 150 store di berbagai kota di Indonesia dan menargetkan ekspansi hingga 200 store pada 2026.
"Pertumbuhan ini menjadi indikator kuat bahwa pasar domestik memberikan respons positif terhadap brand lokal yang mampu menghadirkan kualitas dan kepercayaan sekaligus," katanya.
Selain itu, lanjutnya, pertumbuhan tersebut memberikan dampak positif pada penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah melalui ekspansi jaringan distribusi dan operasional.
Berkat keberhasilan tersebut Jhonny Thio Doran masuk dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 tahun ini, sebuah penghargaan yang menyoroti pemimpin muda berpengaruh yang dinilai berhasil menciptakan dampak nyata melalui inovasi, kepemimpinan dan kontribusi ekonomi.
Pencapaian tersebut, menurut dia, tidak hanya menandai keberhasilan personal, tetapi menjadi simbol meningkatnya daya saing perusahaan teknologi lokal di tengah kompetisi global.
"Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi perusahaan untuk mempercepat langkah menuju pasar regional dan global," ujarnya.







