Perampingan BUMN Rampung Tahun Ini, Dony Oskaria Janjikan Tak Berdampak ke Karyawan
Choirul Arifin February 14, 2026 02:15 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menargetkan proses perampingan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat rampung pada tahun ini.

Saat ini jumlah BUMN tercatat sekitar 1.000 perusahaan dan akan dirampingkan menjadi sekitar 300. Masih banyak perusahaan pelat merah yang dinilai tidak efisien, merugi, serta memiliki skala usaha kecil.

"Pokoknya tahun ini itu kita harus selesai melakukan seluruh perampingan daripada BUMN," kata Dony di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan konsolidasi ini berpotensi mengurangi jumlah direksi dan komisaris. Namun, Dony memastikan kebijakan tersebut tidak akan berdampak pada karyawan.

Menurut dia, pegawai dari perusahaan yang digabung akan tetap diserap oleh entitas baru hasil merger.

"Enggak usah khawatir, pasti kita pikirkan semua yang terbaik untuk masyarakat, untuk Indonesia, itu yang kita pikirkan," ujar Dony.

Salah satu bisnis BUMN yang ditinjau untuk dikonsolidasikan adalah di sektor asuransi. 

Perusahaan BUMN di bidang asuransi yang disinggung ini adalah Nasional Reasuransi (NasRe), Tugu, dan Reasuransi Indonesia Utama (RIU). Menurut Dony, mereka sedang menghadapi sejumlah persoalan.

Baca juga: Pertamina Dukung Usulan Perampingan BUMN Agar Fokus ke Bisnis Inti

Danantara pun masih mengkaji apakah langkah yang diambil berupa penggabungan atau likuidasi, bergantung pada kondisi dan kemampuan masing-masing perusahaan ke depan.

Pada intinya, Dony ingin perusahaan-perusahaan tersebut bisa dilebur menjadi satu entitas yang lebih kuat. "Semua proses konsolidasi ini adalah menuju perusahaan kita menjadi lebih baik," ucapnya.

Contoh lain yang disampaikan adalah sektor logistik. Ia menilai dibanding memiliki banyak perusahaan kecil, akan lebih efektif jika digabung menjadi satu perusahaan besar yang lebih mudah diatur, dikontrol, dan mampu mengelola risiko dengan lebih baik.

Baca juga: Perampingan BUMN Jadi 30, Ekonom: Fungsi Kontrol Pengawasan Lebih Optimal

Dengan konsolidasi tersebut, perusahaan hasil penggabungan diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang lebih optimal. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.