Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Memasuki libur long weekend dan libur Tahun Baru Imlek, tingkat okupansi vila dan glamping di Kabupaten Karanganyar belum mencapai 100 persen.
Mereka yang menyewa vila dan glamping rata-rata hanya sehari.
Tony Nurdiyanto, pengelola vila dan glamping di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, mengatakan ada sekitar 80 persen dari 150 vila yang dipesan.
"Untuk okupansi long weekend masih lumayan ramai, tapi baru sekitar 80 persen yang terbooking dari sekitar 150 vila yang kami pasarkan," kata Tony, Sabtu (14/2/2026).
Tony mengatakan tingkat okupansi vila dan glamping pada libur Tahun Baru Imlek tahun 2025 dinilai lebih ramai.
Pasalnya, pada tahun lalu, hampir 100 persen vila sudah terbooking.
"Untuk libur Imlek kalau dibanding tahun lalu, lebih ramai tahun lalu. Tahun lalu hampir 100 persen vila terbooking. Tahun ini yang terbooking baru sekitar 80 persen," kata Tony.
Dia mengatakan, penyebab belum penuhnya vila yang terbooking karena libur long weekend Tahun Baru Imlek ini berdekatan dengan masuknya bulan Ramadan.
Sehingga, pengunjung lebih fokus pada persiapan menyambut bulan Ramadan.
"Mungkin karena faktor mepetnya dengan bulan Ramadan, pengunjung berkurang karena lebih fokus persiapan Ramadan," kata dia.
Baca juga: Wisata Sendang Kun Gerit Sragen Sediakan Penginapan, Ada Vila Glamping dan Padukuhan Sukowati
Dia mengatakan, pada libur long weekend Tahun Baru Imlek ini, rata-rata penyewa vila hanya semalam.
Meskipun demikian, masih ada yang menyewa vila hingga dua malam.
"Sebagian besar masih seputaran Jawa Tengah seperti Solo, Sukoharjo, Klaten, Semarang, Jogja, Salatiga. Sebagian juga dari wilayah Jawa Timur seperti Magetan, Madiun, Tulungagung, Kediri, Surabaya," kata dia. (*)