Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Harga jagung kering (rontok) di Kabupaten Gayo Lues dilaporkan stagnan, hari ini, Sabtu (14/2/2026).
Artinya, harga jagung kering tidak ada perubahan naik maupun turun dibanding beberapa hari lalu.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah petani jagung di Gayo Lues.
Harga jagung kering masih berkisar Rp 5.000 per kilogram (kg). Angka ini tergolong stabil.
Seorang petani jagung di Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, Zainudin kepada TribunGayo.com, mengatakan harga jagung kering saat ini masih bertahan diangka Rp 5.000 per kg.
Saat ini, sedang memasuki musim panen raya sehingga stok jagung kering di Gayo Lues melimpah ruah.
"Namun sebelumnya harga jagung kering di Gayo Lues sempat anjlok dan turun," kata Zainudin.
Untuk diketahui, sejumlah daerah atau kecamatan di kabupaten Gayo Lues merupakan daerah penghasil jagung.
Dan tanaman jagung itu sudah lama digalakkan dan dikembangkan oleh para petani di Kabupaten tersebut.
Seorang petani jagung lainnya, Idan mengatakan pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut akhir November 2025.
Harga jagung kering relatif stabil dan normal dibandingkan dengan harga sebelumnya.
"Bahkan saat ini sejumlah petani jagung juga sedang melakukan musim panen raya memasuki bulan suci Ramadhan," sebutnya.
Baca juga: Puluhan Pejabat Eselon III di Gayo Lues Dimutasi, Ini Nama-namanya
Baca juga: Jelang Meugang Ramadhan, Tim Satgas Saber Pangan Gayo Lues Cek Harga Sembako di Pasar
Baca juga: Harga Minyak Serai Wangi di Gayo Lues Bertahan Jelang Ramadhan