Warga Curhat pada Ketua Komisi A saat Reses di Perbatasan Surabaya-Gresik
Titis Jati Permata February 14, 2026 05:04 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Warga Surabaya yang berbatasan dengan Gresik di Jatim curhat kepada wakil rakyat di DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko.

Di hadapan Ketua Komisi A dari Fraksi Gerindra ini, mereka para pelaku UMKM jahit curhat susahnya bikin lubang kancing baju.

Warga di perbatasan itu kerap mendapat order konveksi. Mereka kesusahan saat banyak pesanan.

"UMKM jahit di sini kekurangan fasilitas," curhat Lailatul Rahimah, pelaku UMKM jahit, Sabtu (14/2/2026).

Warga Sampaikan Keluhan Terbuka

Kedatangan Yona yang politisi Gerindra dari Dapil Surabaya Barat itu dijadikan tempat curhat.

Menyampaikan suara, aspirasi, hingga keluhan warga disampaikan terbuka.

Baca juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Sebut Program MBG akan Serap 8300 Tenaga Kerja Lokal

UMKM penjahit di Tambak Osowilangun itilu ada empat orang. Namun belum mencukupi fasilitasnya.

Yona yang paham kebutuhan warga tidak pakai lama membantu membelikan mesin jahit untuk melubangi kancing baju.

Belum Punya Mesin Pembuat Lubang Kancing

Menurut dia, selama ini kelompoknya sudah memiliki beberapa mesin jahit dan obras, namun belum mempunyai mesin khusus pembuat lubang kancing.

Hal itu membuat mereka harus keluar daerah untuk menyelesaikan pesanan.

“Kita masih punya mesin jahit hitam sama obras. Biasanya lubang kancing ke Gresik, Pak, satu kancing itu Rp1.000. Nanti alhamdulillah bisa dikerjakan di rumah sendiri,” katanya.

Empat orang penjahit pelaku UMKM itu berlokasi dalam satu RT. Mereka menerima berbagai pesanan, mulai dari seragam hingga permak pakaian.

Dia berharap ada bantuan Pemkot. Tapi belum terealisasi. Dengan dibantunya mesin Pelubang kancing baju sangat membantu warga.

“Sangat terbantu, alhamdulillah sangat. Selama ini dari pemerintah belum pernah dapat bantuan sama sekali. Jadi ini benar-benar membantu usaha kami,” ujarnya.

Pastikan Tak Tertinggal

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe menggelar reses di Tambak Osowilangun, kawasan perbatasan Surabaya dengan Gresik.

“Wilayah perbatasan seperti ini harus kita pastikan tidak tertinggal, baik pelayanan publik maupun akses program pemerintah,” ujar Cak Yebe.

Politisi Gerindra ini sebenarnya memfokuskan sosialisasi pembahasan pada pentingnya validitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Ini penting sebagai dasar penyaluran bantuan sosial.

Akurasi data menentukan apakah bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

Agar bantuan tepat sasaran. Jangan sampai yang tidak berhak justru masuk.

Petugas Survei

Cak Yebe mengimbau warga untuk terbuka saat proses pendataan berlangsung.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat menerima petugas atau surveyor DTSEN yang datang melakukan verifikasi lapangan.

“Kalau ada petugas survei datang, mohon diterima dengan baik dan berikan informasi sesuai kondisi sebenarnya. Ini demi kepentingan panjenengan semua agar datanya valid,” kata Wakil Ketua DPC Gerindra ini.

“Kami ingin warga ikut mengawal. Pastikan datanya sesuai kenyataan, karena dari situlah kebijakan bantuan disusun,” lanjutnya.

Serahkan Bantuan

Selain sosialisasi, Cak Yebe menyerahkan bantuan berupa terop, kursi, dan meja untuk mendukung kegiatan sosial warga.

Dia ingin bantuan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pertemuan RT, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas kepemudaan.

“Ini mungkin terlihat sederhana, tapi semoga bisa menunjang kegiatan warga sehari-hari,” ujar Cak Yebe.

Selain itu, dia juga memberikan mesin pemotong rumput untuk menunjang kebersihan lingkungan.

Fasilitas ini diharapkan memperkuat budaya gotong royong di kawasan perbatasan.

Bantuan untuk Usaha Warga Agar Makin Produktif

Cak Yebe menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta untuk membeli mesin jahit kepada pelaku UMKM jahit RT setempat.

Bantuan ini ditujukan agar usaha warga semakin produktif dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

“UMKM harus kita dorong terus. Dengan alat yang memadai, usaha ibu-ibu penjahit bisa berkembang dan memberi manfaat lebih besar bagi keluarga,” kata Cak Yebe. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.