Link Live Streaming Haul ke-6 Guru Zuhdi di Banjarmasin, Mudahkan Jemaah Ikuti Acara
M.Risman Noor February 14, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST. CO.ID - Haul ke-6 Guru Zuhdi dilaksanakan hari ini, Sabtu (14/2/20026) malam.

Saat ini jemaah haul sudah berdatangan untuk ikut acara peringatan meninggalnya Guru Zuhdi.

Bagi yang tidak bisa hadir langsung di tempat acara kawasan Masjid Jami Banjarmasin, bisa melihat melalui live streaming.

Haul Guru Zuhdi semestinya dilaksanakan 9 Ramadan. Namun dimajukan seiring memasuki Ramadan 2026.

Baca juga: Arus Lalu Lintas Dialihkan, Jamaah Haul Guru Zuhdi Padati Pasar Lama Banjarmasin

Baca juga: Rangkuman Sepekan Harga Emas Perhiasan di Banjarmasin Jelang Akhir Syaban, Sempat Naik Rp 43 Ribu

Guru Zuhdi meninggal dunia pada 2 Mei 2020 atau bertepatan dengan 9 Ramadan 1441 Hijriah.

Link live streaming Haul Guru Zuhdi 2026:

Link YouTube: KLIK

Link Instagram: KLIK

Potong Lima Ekor Sapi

Untuk menjamu jemaah haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi pada Sabtu (14/2) malam, Tim Relawan Pemotongan Hewan Haul menyembelih lima sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, Banjarmasin, Jumat (13/2) siang.

Dengan peralatan lengkap, para penjagal berpengalaman menyembelih dua sapi limosin sumbangan Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin, serta tiga sapi lokal swadaya masyarakat.

“Tadi ada satu sapi dari Polda, satu dari Polresta dan tiga dari dapur umum. Untuk dagingnya diserahkan ke dapur induk dan sebagian ada yang ke dapur umum,” terang Ketua Relawan Pemotongan Hewan Haul Guru Zuhdi Ahmad Friyadi.

Relawan berharap kegiatan ini dapat meringankan tugas petugas dapur dalam mengolah hidangan untuk jemaah.

Memasuki H-1 peringatan meninggalnya Guru Zuhdi, yang berpusat di Jalan Belakang Masjid Jami, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara, Satlantas Polresta Banjarmasin memastikan kembali kesiapan jalur rekayasa lalu lintas. Diungkapkan Kasatlantas AKP Embang Pramono, kesiapan mencakup kantong parkir.

“Berdasarkan pantauan H-1, arus lalu lintas relatif aman dan terkendali,” tambah Embang, Jumat. Hal tersebut mengingat adanya penutupan makam pada Jumat sore.

Baca juga: Fakta Sosok Guru Zuhdi yang Hari Ini Digelar Haulnya yang Ke-6, 7 Tahun Belajar pada Guru Sekumpul

Kondisi berbeda terjadi pada H-2. Sekitar lokasi haul sempat dipadati jemaah. “Namun situasi berhasil dinetralisir petugas gabungan. Petang menjelang malam kondisi sudah normal,” jelasnya.

Agar haul berjalan lancar, polisi telah memetakan sistem pengamanan ke dalam tiga zona wilayah. Tujuannya memecah konsentrasi massa dan kendaraan saat kegiatan berlangsung.

Embang merincikan, wilayah ring satu difokuskan tepat di area utama kegiatan. Sementara ring dua mencakup radius 500 meter hingga satu kilometer dari pusat acara.  Sedangkan ring tiga ditempatkan pada titik terluar, guna menyaring arus kendaraan yang masuk.

“Jemaah agar mematuhi rambu-rambu rambu-rambu yang sudah terpasang di sejumlah titik strategis hingga pintu keluar,” ujarnya.

Pada Kamis (13/2), Ketua Umum Majelis Tabarruk (Majta) Banjarmasin, Muhammad Nidauddin, selaku panitia, memperkirakan jemaah tahun ini diprediksi lebih dari satu juta orang. “Biasanya sejak ashar jemaah mulai berdatangan. Rangkaian haul diawali salat magrib berjemaah, dilanjutkan pembacaan Yassin, maulid Simthudduror, tahlil dan doa,” jelasnya.

Kasubnit 3 Kamsel Satlantas Aiptu Budiono menginformasikan beberapa lokasi parkir seperti halaman Gedung Hafiyun, Kampus STIHSA, Universitas Terbuka, Masjid At-Tanwir, SMAN 5 Banjarmasin, SMIP, eks Kantor Gubernur lama, serta kawasan Siring Pasar Lama. Mapolresta Banjarmasin juga dibuka sebagai area parkir bagi jemaah.

Untuk kendaraan besar, Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Lapangan Kamboja disiapkan khusus sebagai parkir bus jemaah dari luar daerah. Sementara itu, area ULM, Samsat 2 Banjarmasin, Taman Budaya, Gedung Sultan Suriansyah, hingga Gedung Wanita turut dimanfaatkan sebagai kantong parkir tambahan.

Adapun Jalan Antasan Kecil Barat ditetapkan khusus untuk parkir kendaraan roda dua guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju lokasi haul.

Menurut Aiptu Budiono, penentuan kantong parkir dan skema pengaturan arus tersebut telah disesuaikan dengan kapasitas jalan dan akses pergerakan jemaah. 

Baca juga: Panggung Megah Tapin Bersholawat Hampir Rampung, Jamaah Diprediksi Padati Halaman Kantor Bupati

Penutupan Jalan Tidak Permanen

Menjelang pelaksanaan Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan yang bersifat situasional di sekitar kawasan Kubah, Jalan Belakang Masjid Jami, Banjarmasin Utara.

Penutupan sejumlah ruas jalan tidak diberlakukan secara permanen, melainkan bergantung pada kondisi kepadatan kendaraan dan pergerakan jemaah di lapangan saat hari pelaksanaan haul, Sabtu (14/2/2026).

Kasubnit 3 Kamsel Satlantas Polresta Banjarmasin, Aiptu Budiono menyampaikan, petugas akan melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik rawan penumpukan arus.

Rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan jalan, akan diterapkan jika kepadatan mulai mengganggu kelancaran pergerakan jemaah.

“Penutupan arus akan dilakukan melihat situasi di lapangan, terutama jika terjadi pemadatan lalu lintas di ruas-ruas jalan tertentu,” ujarnya melalui video imbauan.

Baca juga: Jelang Ramadan, Polres HST Giatkan Patroli Dialogis Langkah Pencegahan Gangguan Kamtibmas

Sejumlah simpang disiapkan sebagai titik pengendalian arus, di antaranya simpang empat Sultan Adam, simpang tiga Malkon Temon, simpang Sultan Adam–Sungai Jingah, serta kawasan Sungai Mesa dan Kampung Melayu.

Pengaturan juga direncanakan di simpang Nol Kilometer, Tarakan, Pasar Lama, hingga Pos Sembilang Belitung.

Selain pengaturan arus, Satlantas Polresta Banjarmasin juga menyiapkan sedikitnya 16 kantong parkir untuk mengakomodasi kendaraan jemaah yang datang dari berbagai arah.

 Lokasi parkir tersebar di sejumlah titik strategis, baik fasilitas umum, institusi pendidikan, hingga perkantoran.

Beberapa lokasi yang difungsikan sebagai kantong parkir antara lain halaman Gedung Hafiyun, Kampus STIHSA, Universitas Terbuka, Masjid At-Tanwir, SMAN 5 Banjarmasin, SMIP, eks Kantor Gubernur lama, serta kawasan Siring Pasar Lama. Mapolresta Banjarmasin juga dibuka sebagai area parkir bagi jemaah.

Baca juga: Niat Salat Taubat Jelang Ramadan 2026, UAS Beberkan Tebus Kesalahan dan Khilaf

Untuk kendaraan besar, Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Lapangan Kamboja disiapkan khusus sebagai parkir bus jemaah dari luar daerah.

Sementara itu, area ULM, Samsat 2 Banjarmasin, Taman Budaya, Gedung Sultan Suriansyah, hingga Gedung Wanita turut dimanfaatkan sebagai kantong parkir tambahan.

Adapun Jalan Antasan Kecil Barat ditetapkan khusus untuk parkir kendaraan roda dua guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju lokasi haul.

Menurut Aiptu Budiono, penentuan kantong parkir dan skema pengaturan arus tersebut telah disesuaikan dengan kapasitas jalan dan akses pergerakan jemaah.

“Kami mengimbau jemaah mengikuti arahan petugas dan relawan di lapangan serta memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan agar pelaksanaan haul berjalan tertib dan lancar,” ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki) 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.