Es Gabus Sempat Viral karena Dikira dari Spons, Penjual di Banyuwangi Laris
Haorrahman February 14, 2026 06:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Viralnya kabar es gabus yang sempat dikira terbuat dari spons justru berdampak positif bagi para pedagang. Di Banyuwangi, jajanan jadul tersebut kini diburu pembeli hingga membuat penjualnya kebanjiran pesanan.

Salah satu pedagang, Iwan Kurniawan (38), mengaku penjualannya meningkat tajam sejak isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca juga: 61 Pembicara dan 235 Peserta dari 5 Negara, Ramaikan Konferensi Internasional UI Cordoba Banyuwangi

“Biasanya sehari hanya bisa jual 20–30 potong es. Sejak viral itu bisa jual sampai 120 potong sehari,” kata Iwan.

Jualan Keliling di Pusat Kota
Iwan berjualan secara keliling di sejumlah titik strategis di pusat Kota Banyuwangi.

Pagi hari pukul 08.00–10.00 WIB, ia mangkal di kawasan GOR Tawangalun. Setelah itu hingga pukul 12.00 WIB, ia berpindah ke depan SD Kepatihan. Siang harinya, ia melanjutkan berjualan di depan SMPN 3 Banyuwangi.

Baca juga: Bayi Perempuan Ditemukan di Pos Kamling Sumberejo Banyuwangi

“Alhamdulillah, sejak es gabus viral, dagangan habis terus,” ujarnya.

Harga Murah, Warna Menarik
Iwan menjual es gabus dengan harga terjangkau, yakni Rp2.000 per potong. Jika membeli tiga potong, pembeli cukup membayar Rp5.000.

Ia menamai produknya “Es Gabus Rainbow” karena tampilannya berwarna-warni menyerupai pelangi.

Baca juga: Mabadiul Ihsan Banyuwangi Kenalkan Pembelajaran Holistik pada Siswa SD dan Parenting untuk Orang Tua

Bahan Mudah Dibuat Sendiri

Iwan mengaku belajar membuat es gabus secara otodidak melalui tutorial di YouTube. Bahan-bahannya pun mudah didapat di toko bahan kue, seperti tepung hunkwe, santan, dan pewarna makanan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.