TRIBUNNEWS.COMM JAKARTA – Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, memastikan seluruh pemain Macan Kemayoran berada dalam kondisi siap tempur.
Dua pemain pilar yang sempat absen saat Persija menelan kekalahan dari Arema FC, yakni Alano Lima dan Jordi Amat dipastikan bisa diturunkan pada laga kontra Bali United.
Kehadiran keduanya membuat komposisi Persija semakin solid.
Tak hanya itu, para pemain anyar yang didatangkan Persija pada putaran kedua kompetisi juga menunjukkan perkembangan positif.
Seperti diketahui, Persija merekrut tujuh pemain baru, yakni Fajar Fathurahman, Shayne Pattynama, Mauro Ziljstra, Cyrus Margono, Alaeddin Ajaraie, Paulo Ricardo, dan Jean Mota.
Ricky Nelson membuka peluang untuk menurunkan sejumlah pemain anyar tersebut dalam laga tandang ke Bali.
Baca juga: Dony Tri Pamungkas Pastikan Persija Siap Hadapi Bali United, Kekalahan Atas Arema FC Tak Jadi Beban
Nama Shayne Pattynama, Mauro Ziljstra, Paulo Ricardo, hingga Jean Mota berpeluang mendapatkan menit bermain.
“Untuk pemain baru, semuanya sudah siap. Jean Mota juga sudah berlatih bersama tim, meskipun masih membutuhkan proses adaptasi,” ujar Ricky Nelson dalam sesi konferensi pers jelang laga kontra Bali United, Sabtu (14/2/2026).
Baca juga: Gustavo Tegaskan Persija Kalah dari Arema FC Bukan Karena Eks-Pemain Moncer Tapi Soal Detail
“Kami berharap besok bisa melihat apakah kondisinya sudah memungkinkan untuk bermain. Secara umum, para pemain baru menunjukkan perkembangan adaptasi yang cukup baik,” harapnya.
Pertandingan Bali United vs Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-21 Super League 2025/2026 akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (15/2/2026), pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno berharap para pemain anyar Persija Jakarta bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.
Menurut Diky, suporter ingin melihat secara langsung kontribusi pemain-pemain baru yang didatangkan pada putaran kedua ini.
“Saya tidak mengetahui secara detail bagaimana evaluasi yang akan dilakukan oleh pelatih, karena tentu pelatih lebih memahami apa saja yang harus diperbaiki,” ujar Diky pada Kamis (12/2/2026),
Namun, ia menegaskan bahwa aspirasi suporter saat ini adalah melihat pemain anyar tampil lebih konsisten di atas lapangan.
“Sejujurnya, teman-teman Jakmania berharap bisa melihat pemain-pemain baru Persija mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak,” katanya.
Diky secara khusus menyoroti dua nama, yakni Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo.
Ia menilai keduanya belum mendapat menit bermain yang cukup untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Shayne Pattynama belum dimainkan secara konsisten dan, kalau tidak salah, baru mendapat kesempatan saat melawan Persita. Begitu juga dengan Paulo Ricardo, kami belum benar-benar melihat performanya secara utuh,” kata Diky.
Menurut Diky, minimnya kesempatan bermain membuat publik sulit menilai keberhasilan rekrutmen paruh musim yang dilakukan manajemen Persija.
“Bagaimana kita bisa menilai apakah transfer ini berhasil atau tidak jika para pemain tersebut belum teruji secara maksimal?” pungkasnya.