Datang dengan Tren Positif, Dejan Antonic Targetkan Semen Padang FC Curi Poin di Malang
Muhammad Afdal Afrianto February 14, 2026 08:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC menatap laga tandang kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 dengan penuh optimisme.

Pertandingan kedua kesebelasan tersebut dijadwalkan berlangsung di kandang Arema FC, Minggu (15/2/2026) pukul 15.30 WIB.

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, memastikan kondisi timnya dalam keadaan baik jelang laga penting tersebut.

Ia menyebut hanya satu pemain yang absen karena cedera.

Baca juga: Arema FC Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC, Marcos Santos Soroti Transisi Cepat Kabau Sirah

“Dari kondisi pemain sudah semua oke. Dari dulu kita cuma ada pemain Jepang yang tidak ikut sama kita karena masih cedera. Dari kondisi yang lain semua oke,” ujar Dejan Antonic saat jumpa pers jelang pertadingan, Sabtu (14/2/2026).

Dejan mengakui laga melawan Arema bukan pertandingan yang mudah.

Ia menyebut Arema sebagai tim besar dengan tradisi kuat di sepak bola Indonesia.

Terlebih, Singo Edan datang dengan modal kemenangan 2-0 atas Persija Jakarta, sementara Semen Padang juga meraih hasil positif usai menaklukkan Persita 1-0 di laga sebelumnya.

“Kita datang di Malang, kita main lawan satu tim yang punya tradisi cukup besar. Besok pasti ada satu pertandingan cukup interesting (menarik) karena Arema datang dari Jakarta di mana dia menang lawan Persija. Kita datang dari rumah di mana kita bisa menang lawan Persita,” katanya.

Meski demikian, pelatih asal Serbia itu menegaskan target timnya mencuri poin di kandang Arema.

“Target untuk kita di sini untuk curi poin. Semoga kita bisa kembali ke Padang dengan senang, karena semua poin di situasi saat ini paling penting sekali,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Firman Juliansyah, menyebut seluruh pemain telah menjalani persiapan maksimal dan siap menjalankan instruksi pelatih di lapangan.

“Dari pemain, kami sudah latihan keras menjelang laga ini. Kami bermain mengikuti instruksi pelatih. Harusnya menang,” ujar Firman singkat.

Dejan juga mengungkapkan pada putaran pertama timnya sempat menghadapi berbagai kendala, termasuk proses adaptasi hampir 10 pemain baru yang bergabung musim ini.

Namun, ia menilai progres tim berjalan cukup baik hingga saat ini.

“Pada putaran pertama kita ada banyak masalah. Kita bawa hampir 10 pemain baru, hampir seperti satu tim. Semua harus kompak dan semua ide harus dibagikan ke pemain. Puji Tuhan sampai sekarang semua jalan oke,” jelasnya.

Saat ini, Semen Padang FC masih berjuang keluar dari zona merah klasemen. Dejan menegaskan timnya tidak memiliki ruang untuk bersantai dan harus bekerja lebih keras dibanding tim lain.

Baca juga: Target Semen Padang FC di Markas Arema, Dejan Antonic: Semoga Dapat Tiga atau Minimal Satu Poin

“Kita harus ada motivasi lebih besar dari semua tim yang lain karena kita harus kerja keras untuk keluar dari zona merah. Beda dengan Arema yang sedang di posisi cukup bagus. Kita tidak ada waktu untuk rileks,” katanya.

Menurutnya, dalam situasi seperti ini setiap poin sangat berharga, baik satu maupun tiga poin.

“Kalau kita tidak bisa menang, jangan kalah. Itu penting sekali buat kita. Semua poin, satu atau tiga, penting sekali. Kita harus tetap disiplin, fokus, dan curi poin di mana-mana kita main dan lawan siapa pun,” ujarnya.

Dejan juga menilai Arema FC mengalami perkembangan dibanding putaran pertama, dengan kehadiran sejumlah pemain yang cepat beradaptasi.

“Arema tim yang beda dari putaran pertama, sekarang punya beberapa pemain yang cukup bagus. Mereka tim besar dan kita harus hormat,” katanya.

Meski begitu, ia menegaskan sepak bola selalu penuh dinamika dan hasil akhir tidak selalu mencerminkan jalannya pertandingan.

“Kadang-kadang kamu main bagus tapi bisa kalah. Kadang-kadang main jelek tapi bisa menang. Dua tim datang dari tren positif dan semoga kita tetap seperti itu,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.