Ombak Tenang dan Teduh, Panrangluhu Bulukumba Jadi Favorit Jelang Puasa
Muh Hasim Arfah February 14, 2026 09:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM- Objek Wisata Panrangluhu di Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ramai dikunjungi wisatawan menjelang Ramadan.

Sejak pagi hingga petang, Sabtu (14/2/2026), pengunjung terus berdatangan dari berbagai wilayah di Bulukumba, sejumlah kabupaten lain, hingga Kota Makassar.

Pengelola melaporkan jumlah wisatawan meningkat dibanding hari biasa.

“Sejak pagi sampai sore ini pengunjung lebih ramai dari hari-hari biasanya,” ujar Adrian, salah seorang pengelola Pantai Panrangluhu.

Sebagian pengunjung datang sejak kemarin sore, sementara lainnya tiba pada pagi dan siang hari.

Meski dikelola secara pribadi, pantai ini tetap menarik minat wisatawan lokal.

Deretan pohon kelapa dan pepohonan rindang di bibir pantai yang dirawat warga setempat menciptakan suasana teduh dan alami.

Selain itu, ombak di pantai ini relatif tenang sehingga pengunjung bisa bermain air dengan aman.

Letaknya di sisi timur Ujung Bira membuat Pantai Panrangluhu terlindung dari hempasan angin barat.

Kondisi tersebut menjadikan ombak tidak terlalu tinggi. 

“Ombaknya tidak terlalu besar karena terlindung angin barat. Berbeda dengan Bira yang gelombangnya tinggi saat musim barat,” jelas Adrian.

Namun, pada periode Agustus hingga November, angin timur menyebabkan gelombang tinggi sehingga aktivitas berenang dan berselancar kurang aman.

Setiap pengunjung wajib membayar retribusi yang dikelola Pemerintah Desa Bira.

Tarif tersebut mulai berlaku sejak akhir 2025.

Jarak Pantai Panrangluhu sekitar tiga kilometer dari Pantai Pasir Putih Bira, dengan akses masuk melalui Pelabuhan Bira di sisi utara.

Sementara itu, destinasi wisata Bira terus berbenah untuk meningkatkan daya tarik.

Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Hamrina A. Muri, menegaskan pihaknya rutin mengingatkan pengunjung dan pengelola agar menjaga kebersihan kawasan wisata.

Hingga kini, Bira tetap menjadi primadona wisata pantai di Sulawesi Selatan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.