Banjir di Mahawu Manado, Kepala Lingkungan: Air Sudah Turun Tidak Ada yang Mengungsi
Alpen Martinus February 14, 2026 11:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Puluhan rumah di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, terdampak banjir, Sabtu (14/2/2026).

Jarak antara kantor Pemkot Manado ke Kelurahan Mahawu 5,2 kilometer.

Banjir berasal dari luapan Sungai Mahawu dan Bailang akibat hujan deras sejak beberapa jam.

Baca juga: Hujan Deras Sebabkan Jalan Pramuka di Sario Manado Banjir, Warga: Bersyukur Hujan Sudah Berhenti

Warga semakin panik karena hujan belum reda sehingga volume air terus naik.

Namun beberapa jam kemudian air mulai surut karena hujan telah berhenti.

Lurah Mahawu Zaiful Akhbar Holek menjelaskan ada puluhan kepala keluarga yang harus mengungsi akibat banjir.

"Banjir tadi memang banyak yang terdampak tapi tidak terlalu tinggi airnya," jelas Zaiful.

Zaiful mengungkapkan warga tidak ada yang mengungsi karena banjirnya tidak terlalu besar.

"Airnya juga sudah surut jadi aman-aman," ungkapnya.

Ia menjelaskan warga yang terdampak sudah mulai lakukan bersih-bersih.

"Jadi sudah aman air sungai sudah turun," ungkapnya.

Dia berharap masyarakat tetap berhati-hati dan melihat kondisi curah hujan.

"Takutnya hujan terus ada banjir susulan," pungkasnya. 

Manado diketahui dilewati oleh lima sungai yaitu sungai Tondano, Sungai Tikala, Sungai Bailang, Sungai Sario, dan Sungai Malalayang.

Banjir di Sario Utara

Termasuk di jalan pramuka, Sario Utara, Kecamatan Sario, Kota Manado.

Warga panik karena air sudah naik diatas lutut orang dewasa.

"Kami panik karena air terus baik hujan so berapa jam," ujar Hesky.

Hesky menjelaskan akibat banjir beberapa lorong di jalan pramuka teredam air.

"Jadi kendaraan motor dan mobil tidak bisa lewat," jelasnya.

Ia menjelaskan setalah kurang lebih hujan sekitar 3 jam akhirnya air sudah mulai surut.

"Bersyukur hujan berhenti jadi air sudah mulai turun," tandasnya.

Menurutnya, salah satu penyebab banjir karena ada sampah yang tersubat di got.

Sehingga menurutnya masyarakat harus lebih sadar lagi untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Jadi tolong pemerintah tindak warga yang buang sampah sembarangan di got," pungkasnya. (FER)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.