Zaskia Raih Emas WKF Youth League Fujairah 2026: Tegaskan Dominasi Karate Muda Indonesia
Endra Kurniawan February 15, 2026 12:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Atlet muda berbakat Indonesia, Zaskia Putri Salurante, sukses mengharumkan nama bangsa setelah meraih medali emas nomor Kata Perorangan Putri Junior pada ajang WKF Youth League Fujairah 2026 yang berlangsung pada 12–15 Februari 2026.

Turnamen bergengsi yang digelar di Fujairah, Uni Emirat Arab, tersebut diikuti 93 negara dengan total 2.305 peserta, menjadikannya salah satu kompetisi karate usia muda paling kompetitif di dunia.

Prestasi ini terasa semakin istimewa karena menjadi medali emas kedua secara beruntun bagi Zaskia di ajang WKF Youth League.

Pada edisi sebelumnya, karateka yang akrab disapa Keong tersebut juga meraih emas di kelas Kata Perorangan Putri Kadet. Konsistensi ini menegaskan posisinya sebagai salah satu karateka muda terbaik Indonesia di level global.

Keberhasilan Zaskia disaksikan langsung oleh Ketua Umum PB Forki Hadi Tjahjanto, didampingi Wakil Ketua Umum I Agus Widjayanto dan Wakil Ketua Umum IV Ricky Muchtar, yang turut mengalungkan medali kepada atlet asal Provinsi Gorontalo tersebut.

Baca juga: JKA Indonesia Raih Pengakuan JKA Jepang dan Prestasi Turnamen Karate Internasional

Hadi Tjahjanto mengapresiasi capaian tersebut dan menyebutnya sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan karate usia muda di Indonesia.

“Prestasi Zaskia ini sangat membanggakan dan menunjukkan pembinaan karate usia muda di Indonesia berada di jalur yang tepat. Ini adalah hasil kerja keras atlet, pelatih, perguruan, serta seluruh stakeholder karate di Tanah Air,” ujar Hadi dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Ia juga menegaskan komitmen PB Forki untuk terus mendorong prestasi internasional, termasuk melalui penyelenggaraan kejuaraan besar di dalam negeri.

“Kami juga bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Senior di Nusa Dua, Bali, pada 17–21 Juni 2026. Ini momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia di peta karate Asia dan dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IV PB Forki Ricky Muchtar menilai prestasi tersebut memiliki makna strategis bagi pembinaan karate nasional. Menurutnya, ketatnya persaingan di Fujairah menjadi tolok ukur kualitas atlet dan sistem pembinaan global.

“Ajang WKF Youth League Fujairah 2026 ini diikuti 93 negara dengan 2.305 peserta, sehingga level kompetisinya sangat tinggi. Prestasi Zaskia meraih medali emas di tengah persaingan seketat ini menunjukkan pembinaan karate usia muda Indonesia sudah mampu bersaing di level global,” ujarnya.

Di arena pertandingan, Zaskia tampil dominan sejak babak awal. Ia mengalahkan atlet Rusia (5-0), Mesir (5-0), Iran (5-0), Belgia (4-1), Portugal (4-1), hingga menutup laga final dengan kemenangan atas atlet Austria (4-1).

Baca juga: Tim Karate Indonesia Raih 7 Medali di Kejuaran Karate International JKA Filipina

Hingga hari pertama kompetisi, Zaskia menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali. Indonesia sendiri menurunkan sejumlah atlet muda melalui Tim Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) dan Tim OSH DOJO. Beberapa atlet telah menunjukkan performa terbaik di nomor kata, sementara empat atlet lainnya masih akan berlaga di nomor kumite pada hari kedua.

Prestasi Zaskia menjadi bukti konkret hasil pembinaan jangka panjang PB Inkanas bersama perguruan dan dojo di Indonesia. 

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Zaskia Putri Salurante hadir sebagai simbol generasi baru karate Indonesia—disiplin, konsisten, dan bermental juara. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.