Gertak Iran! Trump Kirim Kapal Induk Terbesar di Dunia Bergerak ke Timur Tengah,
Joanita Ary February 14, 2026 11:29 PM

WARTAKOTALIVECOM -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi pengiriman kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, ke kawasan Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Langkah ini dipandang sebagai sinyal tegas Washington kepada Teheran, terutama terkait perundingan program nuklir yang hingga kini masih diliputi ketidakpastian.

Dalam pernyataan pada Jumat (13/2), Trump menyebut kapal induk tersebut akan meninggalkan kawasan Karibia dan bergerak menuju Timur Tengah dalam waktu dekat.

Ia menegaskan, pengerahan kekuatan militer tambahan diperlukan untuk memastikan kepentingan dan keamanan Amerika Serikat tetap terjaga di tengah dinamika kawasan yang kian memanas.

Sebelumnya, pada Selasa (10/2), Trump mengatakan kepada media Axios bahwa dirinya tengah mempertimbangkan pengiriman armada perang kedua sebagai bentuk tekanan terhadap Iran agar segera menyepakati negosiasi baru terkait program nuklirnya.

Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi bahwa Washington tidak hanya mengandalkan jalur diplomasi, tetapi juga menyiapkan opsi militer sebagai alat tawar.

USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk kelas terbaru milik Angkatan Laut Amerika Serikat.

Dengan panjang lebih dari 330 meter dan bobot lebih dari 100.000 ton, kapal ini dirancang membawa puluhan pesawat tempur serta dilengkapi teknologi sistem peluncuran elektromagnetik canggih.

Kehadirannya di kawasan konflik kerap dimaknai sebagai simbol proyeksi kekuatan militer Amerika.

Ketegangan antara Washington dan Teheran kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir, terutama menyusul perbedaan sikap dalam perundingan mengenai pembatasan program nuklir Iran.

Pemerintah Amerika Serikat menuntut pembatasan yang lebih ketat dan mekanisme verifikasi yang lebih kuat, sementara Iran menegaskan haknya untuk mengembangkan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Langkah pengiriman kapal induk kedua ini dinilai sejumlah pengamat sebagai upaya meningkatkan tekanan psikologis dan diplomatik terhadap Teheran.

Kehadiran armada tempur di wilayah tersebut juga berpotensi memperkuat posisi tawar Amerika Serikat dalam setiap perundingan yang berlangsung.

Meski demikian, kebijakan ini juga memunculkan kekhawatiran akan potensi eskalasi militer di kawasan Timur Tengah yang selama ini telah menjadi titik rawan konflik geopolitik.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Iran terkait pengumuman terbaru Washington tersebut.

Di tengah situasi yang masih cair, keputusan Trump menempatkan kapal induk terbesar Amerika Serikat di kawasan strategis itu menjadi penanda bahwa dinamika hubungan kedua negara masih berada pada fase sensitif, di mana diplomasi dan demonstrasi kekuatan berjalan beriringan.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.