Kronologis Maling Gasak Daihatsu Ayla di Lampung, Korban Sempat Dengar Keributan
Noval Andriansyah February 15, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Terungkap, kronologis maling menggasak mobil Daihatsu Ayla warna abu-abu metalik tahun 2014 milik warga Kedamaian, Bandar Lampung.

Saat kejadian pencurian berlangsung, pemilik mobil yakni Eev Mulyadi, sempat mendengar suara keributan dari arah luar rumah. Sayangnya, Eev tak menaruh curiga, meski suara keributan itu terdengar jelas.

Aksi maling menggasak mobil Eev tersebut terjadi tepatnya di kawasan Jalan Antasari, Gang Langgar No 14, Lk 1/Ew 007 Kelurahan Kedamaian, Bandar Lampung, Sabtu (14/2/2026) pukul 04.00 WIB.

Saat kejadian, mobil Eev terparkir di depan rumahnya.

Baca juga: Mobil Warga Bandar Lampung Hilang saat Parkir di Depan Rumah, Kerugian Rp 130 Juta

Saat mengecek ke depan rumah, Eev pun terkejut, mobil dengan pelat nomor BE 1767 ALH itu sudah tak ada di posisinya.

"Pada awalnya saya mendengar suara keramaian di luar, tapi saya tidak menduga akan terjadi sesuatu. Setelah beberapa saat, saya masuk lagi ke dalam rumah."

Korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Tanjung Karang Timur pada hari yang sama, yakni Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam laporan tersebut, Eev Mulyadi mengungkapkan bahwa ia mengalami kerugian materiil sekitar Rp130 juta akibat hilangnya mobil tersebut.

Eev Mulyadi berharap pihak kepolisian dapat segera menemukan pelaku dan mengembalikan mobilnya yang hilang.

Ia juga mengungkapkan rasa kecewanya atas peristiwa ini, karena selain kerugian materiil yang cukup besar, kejadian ini juga telah mengganggu kenyamanan dan keamanan di lingkungan tempat tinggalnya.

Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Kurmen menyebut pihaknya telah menerima laporan tersebut.

Ia menyebut pihaknya segera melakukan penyelidikan terkait peristiwa pencurian ini.

Meskipun identitas pelaku masih belum diketahui, pihak kepolisian telah mengumpulkan beberapa bukti dan keterangan saksi yang dapat membantu dalam proses penyidikan lebih lanjut.

"Pihak kepolisian sudah mengerahkan tim untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Kami berharap dapat segera mengungkap pelaku dan mengembalikan barang bukti yang hilang. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap tindak kejahatan serupa," kata Kompol Kurmen.

Kapolsek Tanjung Karang Timur menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Termasuk pihak-pihak yang memiliki rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

"Kami akan terus mengupayakan penyelidikan ini hingga pelaku tertangkap dan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami juga berharap dengan adanya kasus ini, masyarakat semakin sadar dan waspada terhadap potensi kejahatan yang dapat terjadi di lingkungan sekitar," ujar Kompol Kurmen.

Sementara itu, warga setempat pun berharap agar kejadian ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan pengamanan di wilayah Kedamaian, terutama pada malam hari.

Mereka juga berharap agar pihak berwajib dapat segera mengungkap pelaku dan memberi rasa aman kepada warga yang kini merasa khawatir dengan kemungkinan terjadinya kejadian serupa.

Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kejahatan yang bisa terjadi kapan saja, terutama terkait dengan tindakan pencurian kendaraan bermotor.

Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan segera melapor ke pihak berwajib jika mengetahui atau mencurigai adanya tindakan kriminal di sekitar lingkungan mereka.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.