Sambut Ramadan 1447 H, Pimpinan Ponpes Darussalam Ciamis Ajak Umat Tingkatkan Takwa
ferri amiril February 15, 2026 07:35 AM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang tinggal menghitung hari, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA, M.Ag, mengajak umat Islam mempersiapkan diri dengan memperkuat niat, menjaga adab, serta meneladani praktik puasa Rasulullah SAW.

Dalam tausiyahnya, KH Fadlil Yani menekankan bahwa inti ibadah saum atau puasa Ramadan adalah meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Inti dari saum di bulan Ramadan adalah menekankan nilai-nilai ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, menjaga adab atau etika, serta menjaga fisik melalui amalan sunah sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW,” ujarnya saat ditemui di Djoglo Sono, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, niat menjadi hal utama dalam menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, puasa tanpa niat tidaklah sempurna.

“Jika esok hari kita akan berpuasa, maka malam harinya harus sudah ada niat dalam hati. Boleh dilafalkan, namun yang terpenting adalah keyakinan dalam hati bahwa kita akan melaksanakan ibadah puasa Ramadan,” jelasnya.

Baca juga: Kapan Puasa 1 Ramadan 1447 H/2026? Lengkap dengan Jadwal Imsak

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.

“Rasulullah ketika berbuka tidak berlebihan. Cukup satu atau dua butir kurma dan air putih. Tidak banyak makanan. Ini mengajarkan kesederhanaan dan juga baik untuk kesehatan,” katanya.

Menurutnya, kebiasaan berbuka secara berlebihan justru tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.

“Biasanya karena seharian menahan lapar dan haus, saat berbuka semua ingin dimakan. Padahal Rasulullah mencontohkan berbuka secara sederhana dan secukupnya,” tuturnya.

KH Fadlil Yani juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sehat selama Ramadan, memperhatikan asupan cairan, serta tidak berlebih-lebihan dalam konsumsi makanan dan minuman.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Tanggal 1-5 Ramadan 1447 H Untuk 7 Wilayah Priangan

Selain ibadah puasa di siang hari, ia menegaskan keutamaan salat tarawih atau qiyamu Ramadan di malam hari.

“Salat tarawih bisa dilaksanakan setelah Isya sebagai syiar, sebagaimana yang biasa dilakukan di Indonesia. Rasulullah SAW sendiri sering melaksanakannya di tengah malam atau di sepertiga malam terakhir untuk kekhusyukan. Intinya, jangan sampai rangkaian ibadah Ramadan ini ditinggalkan,” ucapnya.

Ia menambahkan, Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan, kemuliaan, dan ampunan sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Perjalanan kita 30 hari ke depan adalah perjuangan yang berat, tetapi sangat mulia. Banyak sekali pahala yang dijanjikan bagi orang-orang yang berpuasa,” katanya.

Di akhir tausiyahnya, KH Fadlil Yani mengajak umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.

“Semoga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan penuh ridho dan ikhlas. Semoga Allah memudahkan langkah kita,” pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.