TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid mengamankan kemenangan atas Real Sociedad skor 4-1 diiringi dengan upaya perjudiannya dengan mencadangkan striker andalan, Kylian Mbappe, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.
Mbappe awalnya dikabarkan segera masuk dalam line-up melawan Sociedad karena kondisinya yang membaik. Tapi faktanya sang juru taktik lebih memilih untuk memainkan Gonzalo Garcia.
Lini depan yang diisi Gonzalo dan Vinicius Jr berujung mengesankan karena kedua pemain sama-sama menyumbang gol kemenangan untuk Los Blancos.
Adapun alasan kenapa Arbeloa menempatkan Kylian Mbappe di bangku cadangan yakni sebagai upaya untuk menyimpan tenaga sang penyerang jelang Liga Champions pada Rabu (18/2) mendatang.
Keputusan Arbeloa mencadangkan Mbappe dan memasang Gonzalo sempat dipertanyakan. Namun terjawab tuntas dengan gol cepat Gonzalo di menit ke-5.
Sang pelatih menjelaskan bahwa kondisi fisik Mbappe yang sedang mengalami gangguan kesehatan menjadi alasan utama ia tidak ingin mengambil risiko.
Baca juga: Real Sociedad Siap Ganggu Misi Real Madrid Salip Barcelona
Apalagi mengingat ada laga penting melawan Benfica pekan depan dalam gelaran Liga Champions. Praktis, Arbeloa tidak ingin terjadi hal yang kurang menyenangkan jika menurunkan Mbappe.
Absennya Mbappe justru menjadi panggung bagi Gonzalo untuk membuktikan bahwa ia siap secara mental bermain di level tertinggi.
"Mbappe sudah berurusan dengan rasa tidak nyaman ini untuk waktu yang cukup lama. Dan hari ini kami memutuskan untuk tidak mengambil risiko menjelang hari Selasa (melawan Benfica). Saya rasa dia akan tersedia," buka Arbeloa mengutip managingmadrid.
Selain keputusan mencadangkan Mbappe, salah satu sorotan utama Arbeloa adalah performa Trent Alexander-Arnold.
Arbeloa memuji kecerdasan taktik pemain asal Inggris tersebut yang tidak hanya terpaku pada posisi bek sayap tradisional.
Hal ini memberikan angin segar bagi permainan Madrid, terutama dalam memberikan umpan matang kepada Gonzalo Garcia.
"Saya tidak akan bilang dia mengejutkan saya, tetapi dia tampak seperti anak yang sangat cerdas yang memahami permainan dengan sangat baik. Dia bukan bek sayap biasa yang akan selalu bermain melebar dan dia juga bisa bermain di tengah," katanya soal Trent.
Kembalinya Dani Carvajal yang masuk menggantikan Trent di babak kedua juga menjadi sinyal positif.
Arbeloa secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak ingin memaksakan salah satu dari mereka bermain penuh 90 menit demi menjaga kebugaran setelah cedera.
"Dia (Carvajal) mengambil langkah pertama hari ini. Itu adalah 30 menit yang sangat bagus. Saya suka sambutan meriah dari stadion, dia layak mendapatkannya."
"Kami memiliki banyak pertandingan di depan. Dia dan Trent baru saja sembuh dari cedera dan tidak bisa bermain 90 menit setiap tiga hari. Tujuan saya adalah membuat mereka berdua berada dalam kondisi 100 persen," tambah sang juru taktik.
Arbeloa tampak sangat puas dengan cara timnya bekerja sebagai satu kesatuan.
Penggunaan formasi 4-4-2 terbukti ampuh menutup celah di lini tengah dan meredam agresivitas serangan balik Real Sociedad.
Bagi Arbeloa, kemenangan ini bukan hanya soal taktik, melainkan tentang mentalitas dan kerja keras pemain yang membuat penonton di Bernabeu terhibur.
"Saya menyukai kemenangan seperti ini karena saya melihat penonton di Bernabeu menikmatinya, begitu juga para pemain. Di luar sistem, kuncinya adalah upaya, mentalitas, dan kerja tim," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Niken)