Bhayangkara FC Curi 3 Poin di Kandang Persebaya, Paul Munster Sebut Strategi Berjalan Mulus
taryono February 15, 2026 09:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses mencuri tiga poin saat bertandang ke kandang Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-21 Super League Indonesia.

The Guardians of Saburai berhasil menang dengan skor 2-1 atas Bajul Ijo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2/2026).

Gol Bhayangkara dicetak oleh Hendry Doumbia dan Moussa Sidibe, sementara satu gol balasan Persebaya lahir dari sepakan plesing Perovic pada menit ke-64.

Pada babak pertama, Bhayangkara FC membuka keunggulan lewat sundulan Henry Doumbia pada menit ke-26, memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Privat Mbarga.

Menjelang turun minum, Moussa Sidibe menggandakan keunggulan setelah menerima umpan terobosan dari pemain baru, Ryo Matsumura. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persebaya langsung mengambil inisiatif menyerang. Bajul Ijo sempat memperkecil ketertinggalan melalui plesing indah Perovic pada menit ke-64 yang gagal diantisipasi Aqil Savik.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta. Skor akhir 2-1 memastikan Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke peringkat delapan klasemen sementara.

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, menyatakan kepuasannya atas kedisiplinan para pemain dalam menerapkan taktik di tengah atmosfer pertandingan yang cukup menekan.

"Ini adalah kemenangan penting bagi kami. Kami tahu bertanding di GBT dengan dukungan Bonek-Bonita akan sangat sulit. Tapi kami tetap fokus, kami punya strategi 100 persen untuk laga ini dan kami menyelesaikannya dengan raihan tiga poin. Sangat bagus," ujar Paul Munster dalam konferensi pers usai laga.

Senada, bek muda The Guardians, Frengky Misa, menegaskan bahwa kunci kemenangan adalah kepatuhan pemain terhadap instruksi tim pelatih dalam meredam agresivitas lawan.

"Kami menjalankan instruksi dengan baik dari Coach Paul, terutama dalam mengantisipasi kekuatan lawan. Kami bermain disiplin dan bersyukur bisa mendapatkan tiga poin di laga tandang ini," kata Frengky.

Paul Munster mengakui sempat melakukan perubahan taktik secara mendadak untuk mempertahankan keunggulan saat Persebaya mulai membombardir pertahanan timnya.

"Saya tahu apa yang akan terjadi di babak kedua, Persebaya pasti mengejar gol. Maka secara taktis saya melakukan sedikit perubahan selama pertandingan karena situasinya menjadi sulit," ujar Munster.

"Kami sebenarnya masih punya beberapa peluang untuk mencetak gol lagi. Tapi yang paling penting adalah hasil akhirnya," tambahnya.

Sebagai pelatih yang pernah memiliki sejarah bersama Persebaya, Paul Munster juga mengungkapkan perasaan emosionalnya saat kembali ke Stadion GBT.

"Saya selalu senang kembali ke sini. Saya punya banyak teman, orang-orang baik di Persebaya, baik pemain maupun staf. Hubungan saya selalu baik dengan mereka dan juga Bonek-Bonita. Jadi saya punya perasaan yang bagus di sini. Saya minta maaf kami yang menang kali ini, tapi itulah sepak bola, kami tetap saling menghormati," tutupnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.