TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza mengiringi dimulainya ajang Soekarno Run 2026 di kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Meski diguyur hujan rintik sejak pagi, ribuan peserta tetap memadati lokasi dan bersiap mengikuti lomba lari yang digelar oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto terlihat berada di barisan pelari kategori 10K bersama peserta lainnya.
Suasana khidmat menyelimuti area start saat lagu Indonesia Raya tiga stanza dikumandangkan. Para peserta berdiri tegap dan ikut bernyanyi dengan penuh penghayatan di tengah cuaca mendung.
Usai lagu kebangsaan, panitia menampilkan sosok Presiden pertama RI Soekarno melalui teknologi imersif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menyampaikan pesan perjuangan kepada generasi muda.
Baca juga: 10.000 Pelari Padati Soekarno Run 2026 di GBK: Hadirkan Sosok Bung Karno Berbasis AI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kemudian mengangkat bendera tanda dimulainya lomba kategori 10K.
Hasto Kristiyanto bersama ribuan pelari langsung melesat menempuh rute yang telah disiapkan.
Setelah seluruh peserta 10K diberangkatkan, panitia melanjutkan dengan pelepasan kategori 5K. Sebelum start, peserta kembali mendengarkan pesan Bung Karno versi AI.
Kategori 5K dilepas secara bersama oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Puti Guntur Soekarno, cucu Bung Karno.
Ketua Panitia Soekarno Run 2026, Muhammad Syaeful Mujab, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk membumikan semangat perjuangan dan persatuan bangsa.
"Bung Karno pernah mengatakan, beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia. Hari ini bukan hanya 10, tetapi 10.000 pelari hadir. Mari kita merahkan Car Free Day dengan semangat berdikari,"ujarnya.
Acara ini turut dihadiri sejumlah fungsionaris DPP PDIP, di antaranya Komarudin Watubun, Yuke Yurike, Charles Honoris, dan My Esti Wijayati.
Selain itu, kader PDIP sekaligus penyanyi Krisdayanti juga tampak ikut berlari bersama peserta lainnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, panitia juga memberikan beasiswa kepada 500 pelajar berprestasi di bidang olahraga sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap generasi muda.
Soekarno Run Runniversary 2026 menghadirkan terobosan dengan memberikan beasiswa pendidikan senilai total Rp100 juta kepada 20 pelari tercepat dalam kategori pelajar.
Muhammad Syaeful Mujab, menyampaikan podium kategori pelajar bukan sekadar simbol kemenangan di lintasan, melainkan juga investasi untuk masa depan.
"Kami ingin memastikan bahwa kecepatan di lintasan berbanding lurus dengan percepatan masa depan mereka. Beasiswa ini adalah bentuk dukungan konkret agar pelajar berprestasi terus melangkah lebih jauh, tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam pendidikan," ujar Syaeful Mujab, di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Kategori pelajar tahun ini mendapat antusiasme tinggi dengan partisipasi siswa dari berbagai sekolah di Jakarta dan sekitarnya.
Pemberian beasiswa masing-masing sebesar Rp5,3 juta diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, mulai dari biaya sekolah, perlengkapan belajar, hingga pengembangan diri.