10.000 Pelari Padati Soekarno Run 2026 di GBK: Hadirkan Sosok Bung Karno Berbasis AI
Eko Sutriyanto February 15, 2026 08:30 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan berubah menjadi lautan merah, Minggu (15/2/2026) pagi.

Sebanyak 10.000 pelari memadati area tersebut untuk mengikuti gelaran Soekarno Run Runniversary 2026.

Kategori 10K dimulai tepat pukul 06.00 WIB dengan flag-off dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Berselang 15 menit giliran Wakil Gubernur Rano Karno yang melepas pelari dari kategori 5K.

Event tahunan yang digelar dalam rangka HUT PDI Perjuangan (PDIP) ini tampil beda tahun ini dengan memadukan semangat olahraga, edukasi sejarah, dan kecanggihan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Tidak sekadar berlari, para peserta berkesempatan "bertemu" langsung dengan sosok Sang Proklamator, Bung Karno, melalui dukungan teknologi AI dan visual interaktif.

Di garis start, sosok digital Bung Karno dihadirkan untuk menyapa para pelari dan menyampaikan pesan persatuan.

Baca juga: Family Dash 2026 Bikin Tangerang Pecah: Fun Run Rasa Festival Jadi Event Keluarga Paling Ditunggu

Kehadiran figur digital ini dirancang untuk membakar semangat generasi muda agar tetap menjaga api perjuangan bangsa.

Ketua Panitia Soekarno Run Runniversary 2026, Muhammad Syaeful Mujab, menegaskan pemanfaatan teknologi ini merupakan jembatan agar nilai-nilai sejarah tetap relevan bagi generasi masa kini.

"Kami tidak hanya ingin menghadirkan event olahraga, tetapi juga pengalaman di mana 10.000 pelari bisa merasakan semangat Bung Karno secara langsung. Teknologi digunakan sebagai jembatan agar nilai-nilai perjuangan tetap relevan bagi generasi hari ini," ujar Syaeful Mujab di lokasi acara.

sosokdigitalsoekarno1
Sosok digital Bung Karno dihadirkan pada garis start Soekarno Run Runniversary 2026, di Parkir Timur GBK Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026). (Tribunnews/Alfarizy AF)

Di tengah ribuan peserta, tampak Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang turut berpartisipasi.

Mengenakan jersei merah khas Soekarno Run yang dipadu dengan kacamata hitam, Hasto mengikuti sesi pemanasan di kawasan Parkir Timur Senayan sebelum memulai lari di kategori 10 kilometer (10K).

Hasto menyampaikan ajang ini bukan sekadar aktivitas fisik untuk kesehatan, melainkan sarana membangun ikatan emosional (emotional bonding) dengan pemikiran-pemikiran Bung Karno.

"Ajang ini merupakan upaya membangun ikatan emosional dengan Bung Karno. Kami berharap para peserta meresapi ide dan pemikiran beliau, serta membangun kedisiplinan demi semangat Indonesia Raya," ungkap politisi asal Yogyakarta tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa semangat kedisiplinan yang ditempa melalui olahraga lari sejalan dengan kedisiplinan yang dibutuhkan dalam berbangsa dan bernegara.

Soekarno Run 2026 diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari kader partai, komunitas lari, pelajar, hingga masyarakat umum.

Tahun ini, panitia juga memberikan perhatian khusus pada kategori pelajar dengan menyediakan podium khusus sebagai bentuk afirmasi terhadap kepemimpinan muda.

Suasana di Parkir Timur GBK terpantau sangat semarak. Selain kompetisi lari, para peserta juga dimanjakan dengan panggung hiburan dan deretan bazar UMKM yang menyajikan berbagai produk lokal.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.