istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Palestina Varsen Aghabekian Shaheen mendesak Jerman dan Finlandia untuk mengakui Negara Palestina, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Palestina.
Pernyataan itu disampaikan Shaheen dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen dan Menteri Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi Jerman Reem Alabali-Radovan secara terpisah di sela-sela Konferensi Keamanan Munich pada Jumat (13/2).
Shaheen menekankan bahwa pengakuan terhadap Palestina akan menjadi dukungan penting bagi "tatanan internasional berbasis aturan serta berkontribusi pada terwujudnya solusi dua negara dan perdamaian yang adil dan berkelanjutan."
Pembicaraan tersebut membahas perkembangan situasi politik dan kemanusiaan di Palestina serta upaya memperkuat kerja sama bilateral.
Diskusi mencakup pula peran Eropa dalam mendukung upaya perdamaian dengan menghentikan pendudukan sesuai hukum internasional dan resolusi PBB dalam kerangka Solusi Dua Negara, kata kementerian tersebut.
Sumber: Anadolu







