Update Jalur Lembah Anai: Dibuka Dua Arah, Arus Lalu Lintas Pagi Ini Padat Merayap
Rezi Azwar February 15, 2026 11:01 AM

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR – Arus lalu lintas di kawasan Lembah Anai, Tanah Datar, sudah dapat dilalui kendaraan dari kedua arah setelah sebelumnya sempat mengalami gangguan akibat bencana longsor.

Diketahui, longsor sempat menghambat akses lalu lintas di daerah tersebut pada Sabtu (14/2/2026) malam. Bencana longsor terjadi setelah hujan lebat.

Intensitas hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama menyebabkan material tanah dari tebing di sekitar jalan runtuh dan menutupi sebagian badan jalan.

Pihak kepolisian sebelumnya memberlakukan sistem buka tutup untuk.

Baca juga: Cuaca 7 Kota di Sumbar Minggu 15 Februari 2026, Didominasi Hujan Ringan

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, saat dikonfirmasi TribunPadang.com, pada Minggu (15/2/2026) pukul 08.15 WIB, arus lalu lintas sudah dibuka dua arah.

AKP Pifzen menyebutkan untuk kondisi lalu lintas Lembah Anai padat merayap walaupun kedua arah sudah bisa dilewati.

"Untuk kondisi arus lalu lintas pagi ini di Lembah Anai, padat merayap. Namun, untuk arus lalin, sudah dibuka dua arah," ungkapnya saat memberikan keterangan.

AKP Pifzen menjelaskan bahwa antrean kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi yang melintasi jalur Lembah Anai sudah mencapai Malibo Anai.

Sementara itu, dari arah Bukittinggi atau Padang Panjang, ekor antrean terpantau berada di Simpang Padang Baru.

"Arus lalu lintas memang padat, tetapi lokasi bekas longsor sebelumnya sudah dipastikan aman untuk dilalui," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPadang.com, longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari tadi.

Intensitas hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama menyebabkan material tanah dari tebing di sekitar jalan runtuh dan menutupi sebagian badan jalan.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan peristiwa tersebut.

Baca juga: Update Peringatan Dini Cuaca Sumbar, Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 20.00 WIB

Ia menyampaikan bahwa longsor terjadi di KM 66 jalur Lembah Anai.

“Dapat kami laporkan pada hari ini, Sabtu, sekira pukul 19.00 WIB telah terjadi bencana tanah longsor di kawasan jalur Lembah Anai di KM 66,” ujar AKP Pifzen Finot saat dikonfirmasi TribunPadang.com.

Menurutnya, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian ruas jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas secara normal.

Untuk mengantisipasi kemacetan total sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan, pihak kepolisian memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas.

“Akibat tanah longsor tersebut, arus lalu lintas terpaksa kita berlakukan sistem buka tutup,” jelasnya.

Ia menyebutkan, antrean kendaraan cukup panjang terjadi dari kedua arah, baik dari arah Kota Padang menuju Padang Panjang maupun sebaliknya.

Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Baca juga: Cegah Bencana Berulang, Pemprov Sumbar akan Bongkar Paksa Bangunan di Lembah Anai

Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk percepatan pembersihan material longsor agar akses jalan bisa kembali normal.

Finot mengimbau para pengendara yang melintasi jalur tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama melintas di kawasan Lembah Anai,” ujarnya.

Jalur Lembah Anai sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan longsor, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi.

Pengendara diharapkan tetap memantau informasi terkini sebelum melakukan perjalanan melalui jalur tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.